Besok, Satpol PP Bulungan Kalimantan Utara Kembali Tertibkan Baliho Balon Kepala Daerah

Besok, Satpol PP Bulungan Kalimantan Utara akan kembali melanjutkan penertiban Baliho balon kepala daerah

Besok, Satpol PP Bulungan Kalimantan Utara  Kembali Tertibkan Baliho Balon Kepala Daerah
Tribunkaltim.co/Amiruddin
Banyak baliho bakal calon kepala daerah yang hendak maju di Pilkada serentak, di Kalimantan Utara ( Kaltara ), diturunkan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, Selasa (14/1/2020). 

Tidak memasang baliho pada titik-titik yang dianggap melanggar.

Selain itu, bagi balon yang memiliki latar belakang aparatur sipil negara (ASN).

Tujuannya agar tidak menggunakan fasilitas negara.

Baca Juga:

 Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain

 Selain Resmikan Tol dan Lihat Ibu Kota Baru di Penajam, Jokowi Bakal Lakukan Ini di Balikpapan

 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku

 Inilah Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Tema Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I

"Kami sudah berkoordinasi dengan stakeholder lainnya, terkait pemasangan baliho itu," ujarnya. 

"Kalau melanggar keindahan kota, tentu akan ditindak oleh pemerintah setempat," kata Siti Nuhriyati.

Siti menambahkan, pemasangan baliho tersebut belum bisa dikategorikan melanggar, sesuai hukum pemilu.

Pasalnya, kata dia, mereka belum termasuk calon atau peserta pemilu.

Tidak bisa juga disangkutpautkan dengan hukum pemilu.

"Karena belum calon," ungkapnya.

Kalau melanggar estetika kota.

Baca Juga: 

 Presiden Jokowi Injakkan Kaki di Desa Pemaluan Kaltim, Selamat Datang Ibu Kota Baru

 Bappenas Kembali Kunjungi Lokasi Ibu Kota Baru di Sepaku, Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 3 Hal

"Tentu itu sudah domain pemerintah setempat," ujarnya.

Tetapi kata dia, jika ada warga yang melaporkan pemasangan baliho itu, Bawaslu Kaltara mengaku siap menerima.

Termasuk melakukan kajian, terhadap laporan warga tersebut.

"Apakah konten balihonya melanggar atau tidak, kami akan kaji dulu. Namun sekarang, status mereka semua belum calon kepala daerah," tuturnya.

Pilkada serentak baru dihelat pada 23 September mendatang.

(Tribunkaltim.co/Amiruddin)

(Tribunkaltim.co/Amiruddin)

Penulis: Amiruddin
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved