Cuaca Buruk, Visibility di Bandara APT Pranoto Minim, Garuda Indonesia Dialihkan ke Balikpapan

Dampak cuaca buruk di Kota Samarinda, jarak pandang atau visibility di Bandara APT Pranoto Samarinda minim sehingga sejumlah penerbangan terganggu.

Cuaca Buruk, Visibility di Bandara APT Pranoto Minim, Garuda Indonesia Dialihkan ke Balikpapan
Kompas.com/Zakarias Demon Daton
Suasana di Bandara APT Pranoto Jumat (8/1/2020). Dampak cuaca buruk di Kota Samarinda, jarak pandang atau visibility di Bandara APT Pranoto Samarinda minim sehingga sejumlah penerbangan terganggu. 

Dodi mengatakan, hingga saat ini jarak pandang di bandara berangsur membaik sehingga penerbangan kembali normal. 

"Pihak maskapai sudah mempersiapkan segala sesuatunya berdasarkan SOP safety company, termasuk penyiapan bahan bakar yang cukup saat mengalami cuaca buruk," ungkap Kasi Pelayanan dan Operasi Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, Rora Ardian.

Rora mengatakan, maskapai harus menunggu cuaca membaik dengan jarak pandang sesuai standar penerbangan di Bandara APT Pranoto yaitu 5.000 meter atau 5 kilometer.

Titik Banjir di Samarinda 

Sementara itu, hujan di Kota Samarinda juga mengakibatkan banjir.

Di Samarinda, titik banjir baru terpantau di Jl Sejati, Kecamatan Sambutan.

Meskipun sebagian besar wilayah di Samarinda tergenang banjir.

Namun, biasanya wilayah Jl Sejati, Kecamatan Sambutan lolos dari terjangan banjir.

Tapi tidak pada banjir kali ini, warga di jalan tersebut yang awalnya tak terdampak banjir sekarang harus juga merasakan banjir.

Seperti disampaikan warga Jalan Sejati, Risna (43) mengungkapkan, lokasi tempat tinggalnya baru kali ini dilanda banjir.

BREAKING NEWS Banjir Hambat Calon Penumpang Bandara APT Pranoto, Polresta Turunkan Truk Dalmas

Pemasangan Lampu Runway Bandara APT Pranoto Selesai Akhir Tahun 2019, Tunggu 6 Bulan Baru Digunakan

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved