Cuaca Buruk, Visibility di Bandara APT Pranoto Minim, Garuda Indonesia Dialihkan ke Balikpapan

Dampak cuaca buruk di Kota Samarinda, jarak pandang atau visibility di Bandara APT Pranoto Samarinda minim sehingga sejumlah penerbangan terganggu.

Cuaca Buruk, Visibility di Bandara APT Pranoto Minim, Garuda Indonesia Dialihkan ke Balikpapan
Kompas.com/Zakarias Demon Daton
Suasana di Bandara APT Pranoto Jumat (8/1/2020). Dampak cuaca buruk di Kota Samarinda, jarak pandang atau visibility di Bandara APT Pranoto Samarinda minim sehingga sejumlah penerbangan terganggu. 

“Iya Mas, baru kali ini rumah kami kebanjiran. Dari dulu-dulu tidak pernah terendam banjir.

Sekarang, banjirnya sepaha orang dewasa,” ujarnya saat diwawancara awak Tribunkaltim, pada Selasa (14/1/2020), siang.

“Ini saya juga mau ngungsi dulu ke rumah keluarga.

Sebab, saya punya anak kecil. Sementara, suami dulu yang jaga rumah,” lanjutnya.

Berbeda dengan Delia Afitri (20), mahasiswa Institut Agama Islam Negri (IAIN) Samarinda terpaksa harus bertahan berjam-jam untuk dapat lewat simpang 4 Jembatan Mahkota II, menuju kampusnya, di Jalan HAM Riffadin, Kelurahan Harapan Haru, Kecamatan Loa Janan Ilir.

“Kurang lebih 4 jam sudah saya berteduh di sini, Mas.

Saya mau turun ke kampus. Soalnya ada ujian di kampus,” ujarnya saat diwawancara sembari berteduh di salah satu mini market di sekitaran Simpang 4 Jembatan Mahkota II.

Beruntung, dikatakan Delia, ujian di kampusnya terpaksa ditunda karena dosen pengajarnya terjebak banjir.

Selain itu, dikatakan olehnya pula, di depan kampusnya saat ini juga sedang banjir cukup dalam.

“Ia tdi dapat info sudah ditunda ujiannya. Soalnya, dosennya juga kebanjiran.

Tapi, saya juga nunggu info ujian lainnya. Apakah ditunda atau dilanjutkan,” tandasnya.

BANJIR - Tampak hujan deras mengguyur Samarinda, pada Selasa (14/1/2020). BPBD Samarinda menyatakan siaga banjir. Tampak kemacetan lalu lintas di simpang 4 Jembatan Mahkota karena terendam air.
BANJIR - Tampak hujan deras mengguyur Samarinda, pada Selasa (14/1/2020). BPBD Samarinda menyatakan siaga banjir. Tampak kemacetan lalu lintas di simpang 4 Jembatan Mahkota karena terendam air. (TRIBUNKALTIM.CO/ Purnomo Susanto)

Warga lainnya Jerrianto menyebutkan, tidak ada jalan lain menunu ke rumahnya yang berada di Jalan Patimura, Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang.

Sebab, jalan satu-satunya menuju rumahnya saat ini tergenang banjir.

“Terpaksa juga nunggu ini. Mungkin ada 3 jam sudah berteduh sekalian nunggu banjir surut.

Saya tadi dari cari kontrakan di Perumahan PKL, Sungai Kapih. Pas mau pulang ini hujan deras dan banjir,” bebernya.

BACA JUGA

2 Ribu Warga Samarinda Terdampak Banjir, Bendungan Benanga Nyaris Menyentuh Level Awas

Miliki Senjata Api Ilegal dan 26 Butir Peluru, Warga Samarinda Ditangkap Polsek Tenggarong Seberang

Banjir Parah Akibat Tambang Batu Bara di Hulu Samarinda, Jatam Desak Tindak Perusahaan Nakal

Ketinggian Air di Waduk Benanga Samarinda Terus Meningkat, Debit Air Lebih Tinggi Dari Banjir 2019

(*)

Sebagian dari artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cuaca Buruk, Batik Air Berputar-putar 2 Jam di Langit Samarinda, Garuda Dialihkan ke Balikpapan", https://regional.kompas.com/read/2020/01/14/14485261/cuaca-buruk-batik-air-berputar-putar-2-jam-di-langit-samarinda-garuda?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton
Editor : David Oliver Purba

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved