Tribun Travel

TRIBUN TRAVEL Menelusuri Jejak Sejarah Perang Dunia Ke-2 di Museum Kota Tarakan

Menelusuri kota kepulauan yang terpisah dari pulau besar Kalimantan ini anda akan disajikan jejak-jejak sejarah perang dunia ke-2.

TRIBUN TRAVEL Menelusuri Jejak Sejarah Perang Dunia Ke-2 di Museum Kota Tarakan
TRIBUNKALTIM.CO/ ALFIAN
Museum perang dunia ke-2 dan museum perminyakan kota Tarakan di kompleks Islamic Center, Kampung Empat, Tarakan, Kalimantan Utara. 

2 Ribu Warga Samarinda Terdampak Banjir, Bendungan Benanga Nyaris Menyentuh Level Awas

Miliki Senjata Api Ilegal dan 26 Butir Peluru, Warga Samarinda Ditangkap Polsek Tenggarong Seberang

Banjir Parah Akibat Tambang Batu Bara di Hulu Samarinda, Jatam Desak Tindak Perusahaan Nakal

Ketinggian Air di Waduk Benanga Samarinda Terus Meningkat, Debit Air Lebih Tinggi Dari Banjir 2019

Dari berbagai sumber yang dihimpun pihak Belanda pertama kali mendarat di Tarakan pada tahun 1896.

Kehadiran mereka lantaran mengetahui adanya sumber minyak bumi dan akhirnya berdirilah perusahaan perminyakan Belanda bernama Bataavishe Petroleum Maatchapij (BPM)

Hingga pada tahun 1923 kolonial Belanda memutuskan untuk menempatkan Asisten Resident serta pasukan dan berbagai perlengkapan tempur lainnya di kota ini.

Menelusuri semua jejak perang dunia ke-2 hingga berbagai peninggalan kolonial Belanda, Jepang dan juga Australia di Tarakan tidaklah begitu sulit.

Museum Sejarah Perang Dunia Ke-2

Pemerintah kota Tarakan saat ini telah membangun Museum sejarah perang dunia ke-2.

Halaman
1234
Penulis: Alfian
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved