News Video

NEWS VIDEO Peneliti IPB Bersama Reskrim Polres Berau Cek Water Ged Soal Pencemaran Sungai Segah

Fenomena perubahan warna air pada Sungai Segah, membuat dua dosen dari Institut Pertanian Bogor (IPB) datang ke Berau.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB -Fenomena perubahan warna air pada Sungai Segah, membuat dua dosen dari Institut Pertanian Bogor (IPB) datang ke Berau, Selasa (14/1/2020).

Hal itu dilakukan untuk menjawab rasa penasaran masyarakat akan penyebab fenomena tersebut.

Dua dosen IPB masing-masing Ir. Agus Priono dan Prof Doktor Yanto Santosa.

Dengan menggunakan speed, dua dosen IPB menyisir sungai segah didampingi sejumlah pihak, diantaranya Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rengga Puspo Saputro, DLHK, PDAM dan Dinkes.

Selain menyisir sungai, tim juga mencek PH sejumlah water ged yang ada di kawasan Perusahaan PT. HHM (Hutan Hijau Mas) Hingga Hilir PT. SSD (Satu Sembilan Delapan.

Untuk mempercepat proses pengambilan sample dibagi dua, yakni ada yang ambil sample di water ged juga dari Hulu PT HHM hingga Hilir PT. SSD (Satu Sembilan Delapan).

Salah satu peneliti IPB Ir Agus Priono mengatakan kondisi sungai segah relatif normal karena kondisi air cukup tinggi.

"Pengamatan dilakukan untuk sungai segah karena kebetulan kondisi airnya sedang tinggi alirannya sedang cukup deras maka kondisi airnya berkualitas airnya relatif normal," katanya.

"Memenuhi baku mutu yang diharapkan untuk Kaltim terutama dari sisi PH derajat keasaman itu antara 6.8 sampai 8.7 dan itu kategori normal," tuturnya.

Sementara dari sisi kadar oksigen lanjut Agus Priono juga normal di atas lima koma

"Itu udah bagus adapun parameter yang lain secara umum sih bagus tapi beberapa sampel kan nanti baru dianalisis laboratorium terakreditasi nanti di Bogor itu hasilnya kurang lebih setengah bulanan baru kita bisa menjelaskan keseluruhan," tutupnya. (*)

Editor: Djohan Nur
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved