Ibu Kota Baru

Presiden Jokowi Minta 100 Hektar untuk Dihijaukan Area Ibu Kota Negara Indonesia di Kalimantan Timur

Perpindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur sedang meniti, Presiden Jokowi tebarkan janji kondisi hutan di ibu kota baru terjaga

Presiden Jokowi Minta 100 Hektar untuk Dihijaukan Area Ibu Kota Negara Indonesia di Kalimantan Timur
Tribunkaltim.co/HO Humasprov Kaltim
Hamparan lahan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kaltim ini bisa jadi akan dibangun Istana Negara, tapi bisa jadi untuk kebun bibit yang akan berisi jutaan bibit untuk menjaga kelestarian hutan di sekitar ibu kota baru. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Perpindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur sedang meniti, Presiden Jokowi tebarkan janji kondisi hutan di ibu kota baru bakal terjaga. 

Bahkan katanya, hutan yang rusak di kawasan Ibu Kota Negara akan diperbaiki. 

Dan juga tidak akan merusak secara masif. 

Ini disampaikan Presiden Joko Widodo yang memastikan pembangunan ibu kota baru di wilayah Penajam Passer Utara - Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, tidak akan merusak wilayah itu.

Kali ini Jokowi justru berjanji dalam proses pembangunan ibu kota baru RI, pemerintah juga akan sekaligus memperbaiki hutan-hutan yang rusak.

"Kita memiliki kewajiban untuk justru memperbaiki dari lingkungan yang kurang baik menjadi baik, hutan yang rusak menajdi hutan yang kita rehabilitasi yang kita perbaiki," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas pemindahan ibu kota di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Menurut Jokowi, langkah pemerintah memperbaiki hutan yang rusak ini sesuai dengan konsep gagasan ibu kota baru, yakni negara rimba nusa.

Dan Jokowi mengaku sudah meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyiapkan sekitar 100 hektar lahan untuk dihijaukan.

"Kita harapkan dalam 100 hektar itu mungkin bisa kita siapkan lebih dari 17 juta bibit tanaman," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga berharap ibu kota baru dapat didesain untuk pejalan kaki dan memiliki banyak transportasi massal.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved