Tak Melulu Anies, Aktivitas Prabowo juga Kena Sindir Yunarto Wijaya, Sebut Menhan Jalan-jalan Melulu

Beda dengan Dahnil Anzar, Yunarto Wijaya justru menyorot kunjungan kerja yang dilakukan Prabowo Subianto.

Tribunnews/Jeprima
Prabowo Subianto saat serah terima jabatan. Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran TNI, Panglima Pindahkan 32 Jenderal, Ada yang ke Kantor Prabowo 

TRIBUNKALTIM.CO - Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya rupanya tak melulu mengomentari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kali ini giliran Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang mendapat komentar dari Yunarto Wijaya.

Diketahui, sebagai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memang disibukkan dengan beberapa kegiatan.

Kegiatan tersebut membuat Prabowo Subianto untuk mengunjungi beberapa negara.

• Kabar Prabowo Dipaksa Teken Pembelian Pesawat Tempur China Beredar, Begini Penjelasan Jubir Kemenhan

• China Bangun Bioskop Yinlong dan Putar Film Perdana di Pulau Sengketa di Laut China Selatan

• Presiden Duterte Batal Kibarkan Bendera Filipina di Laut China Selatan, Ini Alasannya

• Sengketa Laut China Selatan, Rakyat Tiongkok Hancurkan iPhone serta Memboikot Mangga Filipina

Yang terbaru Prabowo Subianto melakukan kunjungan dan pembicaraan kerjasama Pertahanan dengan Menhan Perancis.

Kegiatan Prabowo Subianto itulah yang menjadi sorotan dari Yunarto Wijaya.

Yunarto Wijaya justru menyorot jika Prabowo Subianto itu kerap jalan-jalan.

Dilansir melalui Kompas.com, Prabowo Subianto datang ke kantor Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly di Kantor Kementerian Pertahanan Prancis, Paris, Senin 13 Januari 2020.

Diketahui, kunjungan itu merupakan pertemuan bilateral guna memperkuat kerja sama bidang pertahanan kedua negara.

Tak cuma itu saja, kunjungan tersebut memiliki tujuan untuk memajukan industri pertahanan Indonesia.

"Saya mencatat bahwa sebagai dua mitra strategis, Indonesia-Prancis selama ini memiliki kerja sama pertahanan yang baik.

Indonesia ingin terus tingkatkan kerja sama pertahanan, khususnya di bidang yang dapat perkuat alutsista TNI dan memajukan industri pertahanan Indonesia," ujar Prabowo Subianto dalam keterangan tertulis KBRI Paris yang diterima Kompas.com, Selasa (14/1/2020).

Duta Besar RI untuk Prancis Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan jika peluang peningkatan kerja sama pertahanan dua negara masih terbuka lebar.

Mengingat, kedua negara memiliki hubungan bilateral yang baik dan kebijakan polugri yang independen.

Selain itu, lanjut Arrmanatha, kedua menteri pertahanan juga menyepakati penguatan kerja sama pertahanan dalam bentuk Defense Cooperation Agreement (DCA) atau perjanjian kerja sama bidang pertahanan.

• VIDEO - Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi 381 di Laut Natuna, Indonesia Ajukan Protes ke Vietnam

• RI Ubah Penyebutan Nama Laut China Selatan Jadi Laut Natuna Utara, Beijing pun Berang

Arrmanatha menuturkan, kedua menteri mendorong agar DCA dapat segera diselesaikan pada tahun ini sebagai framework kerja sama pertahanan ke depan.

Beberapa isu yang menjadi perhatian untuk DCA, antara lain kerjasama pelatihan dan pendidikan, pengembangan industri pertahanan, kerja sama dalam bidang sains dan teknologi industri pertahanan.

Kemudian kerja sama intelijen pertahanan, kerja sama peacekeeping operations, serta kerja sama misi kemanusiaan saat bencana dan counter-terrorism.

"Prancis sebagai negara yang memiliki industri pertahanan yang maju, dapat menjadi mitra strategis dalam upaya Indonesia memperkuat alutsista TNI serta mengekselerasi pengembangan industri pertahanan nasional," katanya.

Adapun kunjungan Prabowo ke Perancis berlangsung sejak 11 Januari hingga 13 Januari.

Kunjungan itu juga dikabarkan oleh Jubir Prabowo Subianto Dahnil Anzar di akun Twitter miliknya.

Tampak Dahnil Anzar memposting beberapa foto kunjungan Prabowo Subianto di Perancis.

Yang disorot Dahnil Anzar yakni kebiasaan Prabowo Subianto saat berkunjung ke negara lain.

Yakni, Prabowo Subianto selalu memberikan kenang-kenangan berupa keris.

• China Ganggu Kedaulatan Indonesia di Natuna, Dianggap Sengaja Menguji Prabowo hingga TNI Siap Tempur

• Soal Polemik Natuna, Beda Reaksi Menteri KKP Anak Buah Prabowo Subianto dan Susi Pudjiastuti

"Dalam setiap kunjungan kehormatan di luar negeri, bertemu dg Menhan beberapa negara, Menhan @prabowo selalu memberikan kenang2 berupa senjata tradisional khas Jawa yakni KERIS," tulis Dahnil Anzar.

"Demikian juga ketika Menhan dari negara lain melakukan kunjungan kepada Pak @prabowo

di @Kemhan_RI maka, kenang-kenangan berupa senjata tradisional khas Jawa KERIS juga selalu beliau berikan," tambahnya.

Ia pun kemudian memposting foto kunjungan terbaru Prabowo Subianto ke Perancis.

Di mana pada foto itu, Prabowo tampak sedang memberikan sebuah keris kepada Menhan Perancis.

"Seperti ketika melakukan kunjungan dan pembicaraan kerjasama Pertahanan dengan Menhan Perancis ini.

Menhan @prabowo juga memberikan kenang2an berupa senjata tradisional Khas Jawa yakni Keris," tulisnya.

Beda dengan Dahnil Anzar, Yunarto Wijaya justru menyorot kunjungan kerja yang dilakukan Prabowo Subianto.

Berdasarkan penelusuran TribunnewsBogor.com di Twitter @Kemhan_RI, dalam sebulan ini, Prabowo Subianto sedikitnya sudah mengunjungi tiga negara.

Kegiatan itu dilakukan dari tanggal 20 Desember 2019 sampai 14 Januari 2020.

Pada Jumat Jumat (20/12/2019), Prabowo Subianto juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Jepang Taro Kono, di kantor Kementerian Pertahanan Jepang, Ichigaya, Tokyo.

Kemudian pada Jumat (27/12/2019), Prabowo Subianto disebutkan melakukan kunjungan kerja ke Phipilina.

Teranyar, Prabowo Subianto menyambangi kantor Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly di Kantor Kementerian Pertahan Prancis, Paris, Senin (13/01/2020).

Tak hanya itu, beberapa Menteri Pertahanan dari negara lain juga datang ke Indonesia.

 Rupanya hal itu disindir oleh Yunarto Wijaya yang menyebut kalau Prabowo Subianto sering jalan-jalan.

"Menhan jalan2 mulu yak...," tulisnya Selasa (14/1/2020).

• Tak Lagi Berkawan, PKS dan Gerindra Memanas hingga Prabowo Subianto Jadi Sasaran Soal Polemik Natuna

• Jadi Polemik Antara Indonesia dan China Ternyata Natuna Menyimpan Harta Karun yang Luar Biasa

• Letak Natuna Diapit Malaysia, Berikut Sejarah Masuk Wilayah Indonesia, China Klaim dengan Dasar Ini

• Tak Ada Negosiasi Soal Perairan Natuna, Mahfud: Nenek Moyang Kita Dulu Berlayar Sampai Madagaskar  

(TribunNewsmaker/*)

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved