Gencar Laksanakan Komsos, Warga di Perbatasan RI-Malaysia Serahkan Senpi Secara Sukarela ke TNI

Gencar melaksanakan komunikasi sosial (Komsos), warga di perbatasan RI-Malaysia akhirnya serahkan senpi secara sukarela ke prajurit TNI

Gencar Laksanakan Komsos, Warga di Perbatasan RI-Malaysia Serahkan Senpi Secara Sukarela ke TNI
TribunKaltim.CO/HO
TAPAL BATAS - Warga di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara menyerahkan senjata api rakitan jenis penabur ke personel Satgas Pamntas RI-MLY Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad, Kamis (16/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO,MALINAU -Gencar melaksanakan komunikasi sosial (Komsos), warga di perbatasan RI-Malaysia akhirnya serahkan senpi secara sukarela ke prajurit TNI

Masih terdapat warga di wilayah perbatasan yang memiliki senjata api (Senpi) rakitan, membuat prajurit TNI gencar melakukan komunikasi sosial (Komsos).

Hasilnya, pelan tapi pasti, sejumlah warga secara sadar mulai paham dengan aturan kepemilikan senpi, dan menyerahkannya secara sukarela ke prajurit TNI yang bertugas menjaga wilayah perbatasan negara.

Rabu (15/1/2020) kemarin, seorang warga menyerahkan satu pucuk senpi rakitan jenis penabur beserta lima butir munisi kepada anggota Pos Long Nawang, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303/SSM Kostrad.

"Komsos memang selalu dilakukan oleh personel Satgas, dengan berbagai kegiatan, diantaranya dengan melaksanakan pengobatan door to door, karya bhakti dan kegiatan sosial lainnya," ucap Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303/SSM Kostrad, Letkol Inf Taufik Ismail, melalui siaran pers Pen Yonif Raider 303/SSM Kostrad, Kamis (16/1/2020).

Beginilah Nasib 3 Anak Si Janda yang Terbunuh dalam Cinta Segitiga Antara Ayah vs Anak di Balikpapan

Kisah Bapak dan Anak Kandung Rebutan Cinta Janda Berakhir Tragis, Cinta Segitiga dan Pisau Bicara

Kalah Rebutan Janda Muda dengan Bapak Sang Anak Naik Pitam Hingga 1 Nyawa Melayang

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 16 Januari 2020 Capricorn Susah MoveOn Gemini Cinta Tak Berbalas

"Penyerahan senjata tersebut merupakan wujud kepercayaan masyarakat kepada personel Satgas yang sedang melaksanakan tugas pengamanan perbatasan antara Republik Indonesia (RI) – Malaysia (MLY)," sambungnya.

Penyerahan senpi yang dilakukan warga tersebut didasari atas pendekatan yang dilakukan secara persuasif oleh personel Satgas.

“Selama melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-MLY, kami berusaha untuk terus berbaur, serta mengajak hidup damai, dan tentram.

TAPAL BATAS - Warga di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara menyerahkan senjata api rakitan jenis penabur ke personel Satgas Pamntas RI-MLY Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad, Kamis (16/1/2020).
TAPAL BATAS - Warga di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara menyerahkan senjata api rakitan jenis penabur ke personel Satgas Pamntas RI-MLY Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad, Kamis (16/1/2020). (TribunKaltim.CO/HO)

Memberikan pemahaman tentang bahaya menyimpan senpi juga dilakukan, alhasil dengan sendirinya masyarakat menyerahkan senpi yang disimpannya selama bertahun-tahun secara sukarela," ujar Dansatgas.

Danpos Long Nawang, Lettu Inf Fauzi menambahkan, kepemilikan senjata rakitan tersebut merupakan milik warga yang dipergunakan untuk berburu binatang di hutan.

"Karena keresahannya akan keberadaan senpi ini, dan kepercayaannya kepada kami, yang bersangkutan kemudian secara sukarela menyerahkan senjata tersebut kepada kami untuk diamankan," tambahnya singkat. (*)

 Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain

 Selain Resmikan Tol dan Lihat Ibu Kota Baru di Penajam, Jokowi Bakal Lakukan Ini di Balikpapan

 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku

 Inilah Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Tema Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved