Banjir Samarinda

Jumlah Korban Banjir Membengkak, Hingga Hari ke-6, Kamis 16 Januari Total Warga Terdampak 18 Ribu

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Samarinda jumlah korban terdampak bertambah menjadi 18.975 jiwa.

Jumlah Korban Banjir Membengkak, Hingga Hari ke-6, Kamis 16 Januari Total Warga Terdampak 18 Ribu
(TribunKaltim/Nevrianto Hardi Prasetyo)
EVAKUASI PAKAI PERAHU-Warga dievakuasi tim relawan menggunakan perahu melintasi kawasan jalan A Yani Kecamatan Sungai Pinang mengakibatkan lalu lintas lumpuh, Kamis (16/1/2020).Sejumlah warga beraktifitas di jalan maupun di rumah berharap banjir surut. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -- Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Samarinda jumlah korban terdampak bertambah menjadi 18.975 jiwa.

Jumlah ini meningkat ketimbang sehari sebelumnya, Rabu (15/1/2020) yang hanya 12 ribu jiwa.

"Iya saat ini sudah ditetapkan status Siaga Darurat banjir, supaya memudahka koordinasi untuk penanggulangan banjir sekarang," ujar Sekretaris BPBD Samarinda, Hendra AH saat dikonfirmasi, Kamis (16/1/2020).

Dari data BPBD juga diketahui sedikitnya 8 RT lumpuh alias tak bisa beraktivitas.

Ke-8 RT ini tersebar di 3 Kelurahan yakni di Kelurahan Gunung Linggai ada 5 RT, kemudian di Kelurahan Lempake ada 1 RT, serta di Kelurahan Sempaja Timur ada 2 RT.

Masih dari data BPBD, wilayah yang terdampak banjir pun ada perubahan.

Baca Juga;

Beginilah Nasib 3 Anak Si Janda yang Terbunuh dalam Cinta Segitiga Antara Ayah vs Anak di Balikpapan

Kisah Bapak dan Anak Kandung Rebutan Cinta Janda Berakhir Tragis, Cinta Segitiga dan Pisau Bicara

Kalah Rebutan Janda Muda dengan Bapak Sang Anak Naik Pitam Hingga 1 Nyawa Melayang

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved