Bekas Galian Tambang, Walikota Sebut Kalau Ditutup Lagi Sayang, Jadikan Sumber Air Baku

Keberadaan Kota Bontang Kalimantan Timur mulai terancam krisis air baku, ketersediaan air bersih susah. Usulan Walikota manfaatkan bekas tambang!

Bekas Galian Tambang, Walikota Sebut Kalau Ditutup Lagi Sayang, Jadikan Sumber Air Baku
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Ilustrasi lubang tambang bekas aktivitas tambang batu bara di Kalimantan Timur. Bekas Galian Tambang, Walikota Bontang Kalimantan Timur Sebut Kalau Ditutup Lagi Sayang, jadikan sumber air baku 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Keberadaan Kota Bontang Kalimantan Timur mulai terancam krisis air baku, ketersediaan air bersih susah. 

Kebetulan di Kota Bontang sendiri, terdapat beberapa lubang bekas tambang.

Di antaranya ada yang masih menganga.

Keadaan demikian ditanggapi pihak Walikota Bontang, memberikan usulan atas pemanfaatan atau penggunaan lubang bekas tambang.

Ketersediaan air baku di Kota Bontang semakin menyusut dari tahun ke tahun. Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur, tengah melakukan kajian.

Ini untuk mencari alternatif sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah satunya memanfaatkan danau bekas galian tambang.

Kali ini Walikota Bontang, Neni Moerniaeni kepada Tribunkaltim.co mengakui.

Persoalan kebutuhan dasar akan air masih jadi pekerjaan rumah pemerintah hingga saat ini

"Kendala kita air. Bontang tak punya sumber air permukaan. Kemarin kami koordinasi dengan perusahaan tambang. Embung-embung yang ada ke depan harus kita pikirkan, mencari data absorban. Supaya embung yang ada bisa dijadikan bahan baku air kita," ungkapnya.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved