Ibu Kota Baru

Jokowi Janji Tutup Tambang Ilegal di Ibu Kota Baru, 'Sekaligus Kita Perbaiki Hutan yang Rusak'

Presiden Jokowi berjanji akan tutup tambang ilegal di kawasan ibu kota baru dan sekitarnya. Langkah ini termasuk memperbaiki hutan yang rusak.

Jokowi Janji Tutup Tambang Ilegal di Ibu Kota Baru, 'Sekaligus Kita Perbaiki Hutan yang Rusak'
Instagram @jokowi
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau lokasi ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Desember 2019. Jokowi berjanji akan tutup tambang ilegal di kawasan ibu kota baru dan sekitarnya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) berjanji akan tutup tambang ilegal di kawasan ibu kota baru dan sekitarnya. Langkah ini termasuk memperbaiki hutan yang rusak.

Presiden Jokowi memastikan pemerintah akan menutup tambang- tambang ilegal atau tanpa izin di lahan ibu kota baru di Kutai Kartanegara ( Kukar) dan Penajam Paser Utara ( PPU), Kalimantan Timur.

Termasuk tambang ilegal di sekitar Ibu Kota baru, yakni di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Hal ini dilakukan untuk menjaga lingkungan di ibu kota baru dan sekitarnya agar tetap asri dan hijau.

"Kami akan menghilangkan tambang-tambang tanpa izin dan merehabilitasi serta mereklamasi bekas tambang," kata Presiden Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya sebelumnya menyebut, ada 1.350 lubang bekas tambang yang ada di wilayah ibu kota baru RI dan sekitarnya.

Baca juga:

Draf UU Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur Selesai, Presiden Jokowi Sebut Segera Diajukan ke DPR

Bekas Galian Tambang, Walikota Sebut Kalau Ditutup Lagi Sayang, Jadikan Sumber Air Baku

Jadi Kota Penyangga Utama, Balikpapan Bangun Pasar Induk, Kajian untuk Persiapan Ibu Kota Baru

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved