Skenario Pindah Ibu Kota Negara ke Kaltim 2024, Presiden Jokowi Perintah Pemindahan ASN Serentak

Skenario Pindah Ibu Kota Negara ke Kaltim pada 2024, Presiden Jokowi Perintah Pemindahan ASN Serentak

Skenario Pindah Ibu Kota Negara ke Kaltim 2024, Presiden Jokowi Perintah Pemindahan ASN Serentak
HUMASPROV KALTIM
Gubernur Kaltim Isran Noor setia mendampingi Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke lokasi rencana pembangunan ibu kota negara di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU. 

Jumlah yang akan dipindahkan dalam skenario ini mencapai 118.513 orang, terdiri 116.157 PNS pusat dan 2.356 pejabat struktural.

Skenario kedua diambil berdasarkan dua asumsi pula. Asumsi pertama yakni kelembagaan K/L dan bussiness process beralih menjadi smart government. Asumsi kedua yakni rekrutmen ASN baru memiliki prinsip zero growth untuk lima tahun ke depan.

Terkait pemindahan ASN ini, Kemenpan RB juga merinci biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk pemindahan ASN tersebut. Biaya ini meliputi biaya transportasi Jakarta-Balikpapan bagi ASN dan keluarganya.

Diasumsikan satu orang ASN membawa empat orang antara lain suami/istri, dua anak dan satu pekerja rumah tangga.

Selain itu, ada pula biaya uang harian yang dikeluarkan bagi ASN dan keluarganya selama tiga hari setelah tiba di ibu kota baru.

Skenario pertama, estimasi perhitungan biaya pemindahan ASN akan mencapai angka Rp 2.913.211.322.500.

Sedangkan skenario kedua, estimasi perhitungan biaya pemindahan Rp 1.893.704.390.000.

Namun biaya-biaya tersebut belum termasuk biaya pengepakan dan angkutan barang bagi ASN dan keluarganya.

Tiket transportasi PNS dan keluarga juga disesuaikan dengan masing-masing golongan. (tribunnetwork/sen/dit)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved