Debat dengan PSI soal Toa Rp 4 Miliar, Pendukung Anies Baswedan Sebut Lebih Canggih dari Milik BMKG

Debat dengan PSI soal TOA Rp 4 Miliar, Pendukung Anies Baswedan Sebut Lebih Canggih dari Milik BMKG .

Debat dengan PSI soal Toa Rp 4 Miliar, Pendukung Anies Baswedan Sebut Lebih Canggih dari Milik BMKG
ist/bimasislam.kemenag.go.id/Tribunnews.com
Debat dengan PSI soal TOA Rp 4 Miliar, Pendukung Anies Baswedan Sebut Lebih Canggih dari Milik BMKG . 

TRIBUNKALTIM.CO -  Debat dengan PSI soal TOA Rp 4 Miliar, Pendukung Anies Baswedan Sebut Lebih Canggih dari Milik BMKG .

Pasca banjir yang menerjang Jakarta di Tahun Baru 2020 kemarin Gubernur DKI Jakarta mewacanakan penggunaan TOA untuk pemberitahuan kepada masyarakat .

Pengadaan toa itu kemudian mendapat beragam reaksi dari masyarakat

Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana dan Ketua Relawan Jakarta Maju Bersama Usamah Abdul Aziz berdebat mengenai ide toa Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

William menyebut ide toa yang sifatnya pemberitahuan banjir dalam waktu dekat sebagai kegagalan, lantaran harusnya peringatan diberikan jauh-jauh hari.

Sedangkan Usamah sebagai pendukun Anies Baswedan memamerkan alat yang dianggarkan Rp 4 miliar itu nantinya akan sangat canggih.

 Tak Terima Anies Baswedan Dibully, Rocky Gerung Bela Gubernur DKI Jakarta Kandidat Capres 2024

 Anies Baswedan dan Walikota Surabaya Risma Atasi Banjir Dibandingkan, Politikus Gerindra Bereaksi

 Ade Armando Sebut Tim Bentukan Anies Baswedan untuk Atasi Banjir Berantakan, Naturalisasi tak Jalan

 Profil Cawagub DKI Jakarta yang Diumumkan Gerindra, Calon Wakil Anies Baswedan, Sudah Disetujui PKS

Bahkan kecanggihan alat itu dinilai melebihi alat milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dilansir Tribunnews.com, perdebatan mereka terjadi dalam tayangan PRIMETIME NEWS di YouTube metrotvnews, Minggu (19/1/2020).

Awalnya, William menyarankan lebih baik warga Jakarta mendapat pemberitahuan banjir lewat aplikasi atau SMS sejak jauh-jauh hari.

Usamah memandang cara itu tidak efektif lantaran ia lebih berfokus pada pemberitahuan yang sifatnya diberikan saat itu juga.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved