Sidang Sengketa Tanah Masyarakat Sungai Nangka Digelar 3 Februari, Tergugat Yakin Kasus Salah Alamat

Sidang sengketa tanah masyarakat Sungai Nangka digelar 3 Februari, tergugat yakin kasus salah alamat.

TRIBUNKALTIM.CO /JINO PRAYUDI KARTONO
Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Tenggarong, Senin (20/1/2020). Sidang kesimpulan ini melanjutkan kasus sengketa warga kelurahan Sungai Nangka Kecamatan Muara Jawa dengan beberapa orang yang mengaku memiliki tanah di area tersebut. Rencananya putusan hakim dilanjutkan tanggal 3 februari mendatang. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sidang sengketa tanah masyarakat Sungai Nangka digelar 3 Februari, tergugat yakin kasus salah alamat.

Sengketa lahan antara warga RT 06 kelurahan Sungai Nangka dengan penggugat yang mengaku memiliki tanah di area tersebut kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Tenggarong, Senin (20/1/2020).

Pada sidang kali hanya sidang kesimpulan yang akan dilanjutkan pada keputusan hakim tanggal 3 Februari mendatang.

Masing-masing perwakilan dari pihak penggugat maupun tergugat pun hadir.

Hanya saja dari pihak penggugat lahan hanya kuasa hukumnya Kukoh Tugiyono yang hadir dalam persidangan kali ini.

BACA JUGA

Tahun 2020, PLN Berau Targetkan Seluruh Desa dan Kampung di Kabupaten Berau Nikmati Listrik

Longsor di Karang Anyer Samarinda Dua Rumah Rusak Berat, Satu Rumah Bergeser

Pedagang Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan Menolak Direvitalisasi, Sebut Biaya Sewa Kemahalan

Beri Bantuan Korban Banjir, Tiyo Sebut Penanganan Banjir di Samarinda Harus Dievaluasi

Sementara itu pihak tergugat yaitu ketua RT 06 Arukka dan kuasa hukumnya aqmal hadir dalam sidang tersebut.

Dalam kasus ini pihak warga RT 06 berharap hakim mampu menjalankan tugasnya dalam memberikan keadilan.

Sebab saat persidangan setempat, kedua belah pihak bersama hakim langsung mendatangi lokasi yang disengketakan.

Dari penuturan Aqmal pihak penggugat tidak dapat menunjukkan bukti surat yang sah dari kliennya ysng berjumlah enam orang.

Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Tenggarong, Senin (20/1/2020). Sidang kesimpulan ini melanjutkan kasus sengketa warga kelurahan Sungai Nangka Kecamatan Muara Jawa dengan beberapa orang yang mengaku memiliki tanah di area tersebut. Rencananya putusan hakim dilanjutkan tanggal 3 februari mendatang.
Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Tenggarong, Senin (20/1/2020). Sidang kesimpulan ini melanjutkan kasus sengketa warga kelurahan Sungai Nangka Kecamatan Muara Jawa dengan beberapa orang yang mengaku memiliki tanah di area tersebut. Rencananya putusan hakim dilanjutkan tanggal 3 februari mendatang. (TRIBUNKALTIM.CO /JINO PRAYUDI KARTONO)
Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved