Korban Kebakaran di Gang Buaya Dapat Uang Sewa, Dilarang Bangun Rumah di Lokasi Kebakaran di Penajam

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) melakukan rapat koordinasi guna melakukan pendataan kembali korban terdampak kebakaran

Tribunkaltim.co, Aris Joni
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Andi Dahrul 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) melakukan rapat koordinasi guna melakukan pendataan kembali korban terdampak kebakaran akibat konflik sosial di Gang Buaya Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam beberapa bulan lalu.

Pendataan tersebut dalam rangka untuk menghitung jumlah korban terdampak yang akan mendapatkan biaya sewa dari Pemkab PPU selama satu tahun di tahun 2020 ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) PPU, Andi Dahrul kepada awak media. Rabu, (22/1/2020).

Dikatakan Andi Dahrul, biaya sewa tersebut dibayarkan pemerintah ke korban terdampak sebagai biaya tempat tinggal selama proses pembangunan tempat tinggal korban yang akan direlokasi ke tempat lain oleh pemerintah.

"Kan mereka tau kalau mau direlokasi, tapi sebelum rumahnya selesai ya harus kita siapkan sewa rumah," ujarnya.

Andi Dahrul menjelaskan, data terakhir terdapat sekitar 83 Kepala Keluarga ( KK ) yang terdiri darinkorban yang punya tanah dan punya rumah, kemudian korban yang punya rumah dan punya tanah tapi disewakan, selanjutnya korban yang punya rumah tapi tidak punya lahan atau pinjam lahan.

Baca Juga;

Dua Pengasuh Yusuf Gazali di PAUD Ditetapkan Sebagai Tersangka, Antara Pasrah dan Sulit Menerima

Temuan Mayat Balita Tanpa Kepala, Guru PAUD Samarinda Ini Tersangka, Begini Respon Ayah Yusuf Gazali

Statistik German Rivero Rekomendasi Mario Gomez, Buat Arema FC Tak Minat Lagi Striker Persib Bandung

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved