BNN Bekuk Bandar Sabu

Saleh Bandar Sabu di Bontang Masuk Daftar Pencarian Orang BNNP Kaltim, Ternyata Punya Kurir Pelajar!

Bandar sabu di wilayah Berbas Tengah, Saleh (43) ternyata masuk daftar pencarian orang ( DPO ) BNNP Kaltim.

Saleh Bandar Sabu di Bontang Masuk Daftar Pencarian Orang BNNP Kaltim, Ternyata Punya Kurir Pelajar!
Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Saleh (43) bandar sabu di Bontang yang ditangkap BNN hanya bisa tertunduk lesu saat digelar di hadapan awak media, Rabu (22/1/2020) di kantor BNNK Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Bandar sabu di wilayah Berbas Tengah, Saleh (43) ternyata masuk daftar pencarian orang ( DPO ) BNNP Kaltim.

Usut punya usut, ternyata sebelumnya tim gabungan BNNP Kaltim dan BNNK Bontang menangkap seorang kurir sabu, yang diduga masuk dalam jaringan saleh belum lama ini di Bontang.

"Tanggal 19 Januari keluar DPO dari BNNP Kalti.. Belum seminggu ini jadi buronan. Di sini dia bandar. Cuma ada yang di atasnya lagi," kata Kepala BNNK Bontang, AKBP Kismono Edi melalui Kasi Pemberantasan AKP Winaryo.

Belakangan diketahui, tim gabungan BNN tersebut menangkap seorang kurir pelajar pada 9 Januari 2020 lalu. Kurir tersebut diduga masuk dalam jaringan peredaran sabu yang dikelola Saleh di Berbas Tengah, Bontang Selatan.

"Kemarin yang ditangkap pertama, kurirnya pelajar, ditangkap masih pakai seragam. Anak buahnya Saleh," bebernya.

Baca Juga;

Dua Pengasuh Yusuf Gazali di PAUD Ditetapkan Sebagai Tersangka, Antara Pasrah dan Sulit Menerima

Temuan Mayat Balita Tanpa Kepala, Guru PAUD Samarinda Ini Tersangka, Begini Respon Ayah Yusuf Gazali

Statistik German Rivero Rekomendasi Mario Gomez, Buat Arema FC Tak Minat Lagi Striker Persib Bandung

Duo Brasil Belum Puaskan Robert Rene Alberts, Persib Cari Striker Asing Lagi?

Tersangka berinisial R yang masih duduk di bangku sekolah tersebut mengaku jadi kurir narkoba milik Saleh.

"Tersangka masih kelas X. Ada 12 paket sabu kami amankan, tim dari BNNP Kaltim dan BNNK Bontang," ujarnya.

Pelajar tersebut diamankan penyidik di bilangan Jalan Kuda Putih, Berbas Tengah, Bontang. Pengakuan R kepada petugas BNN, setiap kali mengantar barang (sabu) dirinya diupah Rp50 ribu.

"Saat ini sudah diamankan di BNNP Kaltim. Sedang jalani proses," tuturnya. (Tribunkaltim.co/Fachri)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved