Breaking News:

Akhir Januari KONI Kaltim Panggil Pelatih Cabor yang Lolos PON Papua Zona Medali, Ini Agendanya

KONI Kaltim segera memanggil tim pelatih setiap cabang olahraga ( Cabor ) sebagai salah satu langkah persiapan jelang PON 2020 Papua.

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
MENUJU PON PAPUA - Konsultan Teknik Kaltim, Dikdik Zafar Sidik memberikan pengarahan terhadap atlet didampingi pelatih setiap cabor, dan Binpres KONI Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - KONI Kaltim segera memanggil tim pelatih setiap cabang olahraga ( Cabor ) sebagai salah satu langkah persiapan jelang PON 2020 Papua.

Pemanggilan tim pelatih dilakukan secara marathon mulai 27 Januari 2020 mendatang di gedung KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa.

Pemanggilan tim pelatih diberlakukan hanya untuk cabor yang lolos PON 2020 Papua, terlebih yang masuk dalam zona medali.

"Kita panggil pelatihnya saja, khusus cabor yang lolos PON," ucap Kepala Bidang Bina dan Prestasi ( Binpres ) KONI Kaltim, Alfons T Lung kepada Tribunkaltim.co, Kamis (23/1/2020).

Alfons T Lung menjelaskan, agenda dipanggilnya tim pelatih yakni untuk membedah program, serta sinkronisasi antara cabor dengan KONI Kaltim terkait dengan persiapan PON.

"Salah satunya terkait dengan sinkronisasi program latihan," imbuh Alfons T Lung.

Baca Juga;

Sinyal Persib Bandung Rekrut Eks Persija Jakarta Bruno Matos, Duo Bali United Juga Jadi Incaran

Terseret Kasus Investasi Bodong Ari Sigit Diduga Terima Hadiah Dua Mobil, Polisi Lakukan Penyitaan

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 23 Januari 2020, Leo Minta Promosi Jabatan, Pisces Ingin Sendirian

Ezechiel NDouassel Hengkang dari Persib, Robert Rene Alberts Pantau 2 Pemain Bali United

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membeber hasil evaluasi masing-masing cabor, serta langkah-langkah yang harus dilakukan.

"Makanya pelatih harus sungguh-sungguh menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Nantinya evaluasi juga kita sampaikan ke pelatih," jelasnya.

Dari 33 cabor zona medali yang lolos PON, terdapat 87 pelatih yang akan mengikuti pemanggilan oleh KONI Kaltim.

"Artinya tidak hanya atlet yang digenjot untuk latihan, tapi pelatih juga, untuk itulah kita perlu lakukan pemanggilan terhadap pelatih," pungkasnya. (*)

Atlet Lolos PON Belum Tentu Dibawa ke Papua

Atlet Kalimantan Timur ( Kaltim ) yang lolos ke PON 2020 Papua ternyata belum tentu dibawa bertanding ke Bumi Cendrawasih.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Bina dan Prestasi ( Binpres ) KONI Kaltim, Alfons T Lung.

Mantan atlet Taekwondo nasional itu menerangkan, jika hasil evaluasi menyatakan ada atlet yang kondisinya di bawah standart, pihaknya tidak akan ragu untuk mencoret atlet tersebut, walaupun yang bersangkutan masuk dalam zona medali saat Pra PON.

"Jika kondisi atlet minim atau tidak dalam perform yang prima, tentu kita akan evaluasi, lanjut atau kita degradasi, ganti dengan atlet lain yang kondisinya bagus," ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (20/1/2020).

Baca Juga;

Sinyal Persib Bandung Rekrut Eks Persija Jakarta Bruno Matos, Duo Bali United Juga Jadi Incaran

Terseret Kasus Investasi Bodong Ari Sigit Diduga Terima Hadiah Dua Mobil, Polisi Lakukan Penyitaan

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 23 Januari 2020, Leo Minta Promosi Jabatan, Pisces Ingin Sendirian

Ezechiel NDouassel Hengkang dari Persib, Robert Rene Alberts Pantau 2 Pemain Bali United

Alfons T Lung menjelaskan, evaluasi tidak hanya dilakukan oleh atlet saja, namun juga kepada cabang olahraga ( cabor ). Jika dicabor tersebut tidak menunjukan progres latihan yang signifikan, cabor pun bisa dicoret.

"Daerah ( Puslatda ) akan dilakukan pada Mei 2020, atau enam bulan sebelum pelaksanaan PON. Samarinda diprediksi masih menjadi lokasi utama pelaksanaan Puslatda.

"Rangkaian program pembinaan terhadap atlet yang lolos PON kita lakukan, termasuk melaksanakan sejumlah tes. Belum lama kita sudah lakukan tes fisik, tapi untuk kesimpulan hasilnya belum saya dapat beberkan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved