Perayaan Imlek

Mengingat Peran Besar Gus Dur Beri Kebebasan Warga Tionghoa Rayakan Imlek Secara Terbuka

Mengingat peran besar Gus Dur beri kebebasan warga Tionghoa rayakan Imlek secara terbuka

Dok tribunkaltim.co/christoper desmawangga
Mengingat peran besar Gus Dur beri kebebasan warga Tionghoa rayakan Imlek secara terbuka 

TRIBUNKALTIM.CO - Mengingat peran besar Gus Dur beri kebebasan warga Tionghoa rayakan Imlek secara terbuka .

Masyarakat Tionghoa akan segera merayakan Imlek tak lama lagi .

Saat ini perayaan Imlek oleh masyarakat Tionghoa bisa dilakukan secara terbuka berbeda dengan masa Orde Baru 

Nama Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid memang tidak bisa lepas dari kebebasan etnis Tionghoa dalam merayakan Tahun Baru China atau Imlek di Indonesia.

Pria yang akrab disapa Gus Dur itu memiliki peran besar hingga akhirnya etnis Tionghoa dapat merayakan Imlek secara terbuka.

Pada era Orde Baru, di bawah kepemimpiman Presiden Soeharto, masyarakat Tionghoa dilarang merayakan Imlek secara terbuka.

Sambut Tahun Baru Imlek 2020, Ruben Onsu Berikan Nama China Untuk Betrand Peto, Punya Arti Mendalam

Imlek 2020 - Kumpulan Ucapan dan Kartu Bergambar Dapat Dibagikan di Facebook, Twitter, IG, WhatsApp

Promo Tiket Pesawat Menyambut Imlek 2020, Diskon hingga Rp 488 Ribu, Rute Domestik & Internasional

Tahun Baru Imlek Ternyata tak Cuma Kue Keranjang, Ada Lapis Legit dan Juga Nastar, Sejarah dan Makna

Larangan itu tertuang pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat China.

Dalam aturan itu, Soeharto menginstruksikan etnis Tionghoa yang merayakan pesta agama atau adat istiadat agar tidak mencolok di depan umum, tetapi dilakukan dalam lingkungan keluarga.

Sementara itu, untuk kategori agama dan kepercayaan China ataupun pelaksanaan dan cara ibadah dan adat istiadat China itu diatur oleh Menteri Agama setelah mendengar pertimbangan Jaksa Agung.

Imlek dan Cap Go Meh kemudian masuk dalam kategori tersebut.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved