Sebulan Jalan Tol Diresmikan. Pemkab Kukar Jamin Tidak Ganggu Warung Kuliner di Kawasan Jalan Poros

Jalan Soekarno-Hatta merupakan jalan penghubung antar tiga wilayah. Ketiga wilayah tersebut adalah Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Samarinda

Sebulan Jalan Tol Diresmikan. Pemkab Kukar Jamin Tidak Ganggu Warung Kuliner di Kawasan Jalan Poros
TRIBUNKALTIM.CO /JINO PRAYUDI KARTONO
Sekda Kutai Kartanegara Sunggono 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Jalan Soekarno-Hatta merupakan jalan penghubung antar tiga wilayah. Ketiga wilayah tersebut adalah Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Samarinda.

Jalan tersebut yang sudah lama menghubungkan ketiga daerah ini menjadi urat nadi perekonomian. Alur distribusi barang dan jasa ketiga daerah tersebut melewati jalan tersebut.

Bahkan para supir yang lelah sehabis berkendara pun beristirahat di beberapa warung di sekitar wilayah tersebut. Usaha kuliner yang ada menjadi pendapatan utama para Pengusaha tersebut.

Akhir bulan Desember pemerintah pusat meresmikan jalan tol Balikpapan-Samarinda. Dengan adanya jalan tol tersebut diharapkan dapat mempercepat distribusi dan ekonomi ketiga daerah tersebut khususnya di Kalimantan Timur.

Namun apakah dengan adanya jalan tol berpengaruh terhadap usaha kuliner di sepanjang jalan Soekarno-Hatta? Menurut Sekda Kukar Sunggono, Jumat (24/1/2020) dengan adanya jalan tol tidak memengaruhi pertumbuhan ekonomi di ruas jalan tersebut.

Menurut Sunggono tidak semua orang menggunakan jalan tol. Bisa jadi orang yang ingin jalan santai tanpa terburu-buru tidak menggunakan jalan tol.

Baca Juga;

Diam-diam Persija Tak Cuma Incar Wonderkid Persebaya, Anak Asuh Dragan Djukanovic Juga Dipantau

RESMI Victor Moses Jadi Kepingan Eks Liga Inggris di Inter Milan, Tinggal Christian Eriksen

Dijodohkan dengan Ariel NOAH, Gofar Hilam dan Ivan Gunawan, Ternyata Begini Pria Idaman Wika Salim

Kerangka Persib Musim Depan Sudah Terbentuk, Robert Rene Alberts Tinggal Tunggu 2 Sosok Ini

Bahkan dari pengamatannya ketika kunjungan ke beberapa daerah kawasan jalan Soekarno-Hatta masih ramai.

"Enggak ada pengaruh saya kira. Bahkan kemarin saya jalan lewat situ saja masih ramai," ucap Sunggono. Hingga saat ini tidak ada keluhan dari warga ke pemerintah terkait menurunnya penjualan.

"Belum ada laporan saat ini masih biasa saja," pungkasnya. (jnp)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved