Soal Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, DPRD Kaltim Minta Jangan Buat Polemik Baru

Wacana penghapusan tenaga honorer di seluruh Indonesia oleh pemerintah pusat mendapat reaksi keras dari DPRD Kaltim.

TribunKaltim.Co/Purnomo Susanto
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wacana penghapusan tenaga honorer di seluruh Indonesia oleh pemerintah pusat mendapat reaksi keras Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur ( DPRD Kaltim ).

Bagaimana tidak. Apabila wacana itu direalisasikan, maka ada 8.234 pegawai honorer di Pemprov Kalimantan Timur yang akan menganggur.

Tentu, persoalan ini akan menjadi masalah baru bagi pemerintah nantibya.

Peningkatan penagguran daerah akan semakin terbuka.

Seperti disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub mengatakan, kebijakan ini akan membuat masalah baru bagi Pemprov Kaltim apabila dilaksanakan.

“Persoalan ini sudah ada sejak jaman Pak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dahulu sampai sekarang,” ujarnya saat diwawancara awak media, pada Jumat (24/1/2020), siang, di Gedung DPRD Kaltim, Karang Paci, Samarinda.

Baca Juga:

 Curhat 3 Desainer Balikpapan Terkait Tantangan Fashion Lokal Seiring Ibu Kota Baru di Kaltim

 Presiden Jokowi Inginkan Tahun 2024 Pindah Semua, Draf RUU Ibu Kota Baru Masuk Babak DPR

 Alibaba Cloud Bakal Ikut Berperan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

 Ibu Kota Baru Indonesia, Jokowi Ingin Bak London New York Masdar City Konsep Metropolitan Smart City

“Janganlah membuat polemik baru. Masa pemerintah ibi membuat rakyatnya sengsara dengan membuat rakyatnya menganggur karena tidak lagi menjadi pegawai honorer,” lanjutnga menjelaskan.

Permasalahan sejak jaman Presiden SBY yang dimaksudkan Rusman, adalah janji pemerintah untuk mengangkat pegawai honorer menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS)/Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sudah dari dulu mereka itu dijanjikan.

Halaman
123
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved