Perayaan Imlek

Selamat Imlek 2020, Ini Sejarah, Alasan, dan Makna Barongsai Selalu Hadir di Tahun Baru China

Hari ini Sabtu 25 Januari 2020 Selamat Imlek 2020, begini sejarah dan alasan barongsai selalu hadir saat Tahun Baru China.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Liong beraksi menghibur pengunjung dalam pertunjukan bertajuk "Guardian Lions of Land and Sea" di Sea World Ancol, Jakarta Utara, Senin (20/1/2020). Pertunjukan tersebut digelar untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2571 dan akan berlangsung hingga 9 Februari 2020. Selamat Imlek 2020, Ini Sejarah dan Alasan Barong Sai Selalu Hadir di Tahun Baru China 

Saat itu, orang-orang menirukan penampilan dan tindakan Singa yang baru tiba dalam sebuah pertunjukan, yang berkembang menjadi Tarian Singa di Periode Tiga Kerajaan (220-280 M).

Barongsai menjadi populer dengan munculnya agama Buddha di Dinasti Utara dan Selatan (420-589 M).

Pada Dinasti Tang (618-907), Tarian Singa menjadi salah satu Tarian istana.

Setelah itu barongsai menjadi pertunjukan populer di antara orang-orang untuk berdoa untuk keberuntungan selama Festival Musim Semi atau perayaan lainnya.

Menurut legenda Tiongkok, suatu hari makhluk aneh muncul dan memangsa manusia dan binatang buas.

Nama makhluk buas itu adalah Nien (Nian) yang terdengar seperti kata Cina yang berarti tahun.

Makhluk itu sangat cepat dan ganas sehingga bahkan harimau tidak bisa membunuhnya.

Gong Xi Fat Chai, Jelang Perayaan Imlek Berikut Nasib Percintaan 12 Shio di Tahun Tikus Logam

Tak Rayakan Tahun Baru Imlek di China, Presiden Inter Milan Steven Zhang Tunggu Christian Eriksen

Dalam keputusasaan, orang-orang menuju Singa untuk meminta bantuan. Singa bergegas menemukan musuh yang mengerikan dan berhasil melukainya.

Namun Nien yang terluka berhasil melarikan diri. Saat Nien melarikan diri, ia berteriak, "Awas! Saya akan kembali dan membalas dendam."

Setahun kemudian, Nien kembali. Pada saat itu, Singa begitu sibuk dengan pekerjaan barunya menjaga gerbang kaisar sehingga tidak bisa membantu.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved