Jangan Sampai Dinyatakan Gugur, Inilah Barang-Barang yang Dilarang Selama Pelaksanaan SKD CPNS

Jangan Sampai Dinyatakan Gugur, Inilah Barang-Barang yang Dilarang selama Pelaksanaan SKD CPNS 2019

Jangan Sampai Dinyatakan Gugur, Inilah Barang-Barang yang Dilarang Selama Pelaksanaan SKD CPNS
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Peserta mengikuti ujian tes SKD menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) CPNS 2018 

TRIBUNKALTIM.CO - Jangan sampai dinyatakan gugur, Inilah barang-barang yang dilarang selama pelaksanaan SKD CPNS 2019

Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar ( SKD) dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2019 akan segera digelar.

Sebagian besar instansi yang membuka posisi dalam penerimaan CPNS 2019 telah mengumumkan lokasi dan jadwal dari pelaksanaan SKD tersebut. Pelaksanaan tahapan ini memiliki sejumlah Tata Tertib yang harus ditaati.

Selain hal-hal yang wajib untuk dibawa atau dilaksanakan, ada pula beberapa larangan yang harus dipatuhi oleh peserta SKD. Larangan-larangan tersebutnya sebenarnya juga telah disampaikan oleh sebagian besar instansi melalui pengumuman lokasi dan jadwal SKD.

Ria Ricis Blak-blakan Alasan Berhenti Kuliah, Punya Masalah dengan Dosen, Akui Kecewakan Sang Ayah

Calon Penumpang Pesawat di Bandara APT Pranoto Ramai Pakai Masker, Gara-gara Virus Corona?

Karena Diduga Terinfeksi Virus Corona, Pasangan Suami Istri harus Tinggalkan Anaknya di Bandara

Pernah 2 Kali di Penjara, Ini Kisah Kehidupan Ardian Pemotong Rambut Sukiyah yang Jadi Sarang Tikus

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (26/1/2020), Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas BKN Paryono membenarkan larangan-larangan tertentu dalam pelaksanaan SKD CPNS 2019. "Secara umum, tertuang di Peraturan BKN Nomor 50," ungkapnya.

Selain sebagai pedoman bagi pelaksanaan CPNS, peraturan ini juga menjadi pedoman seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), seleksi masuk sekolah kedinasan (Sekdin), seleksi pengembangan karir, dan seleksi selain Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memakai CAT BKN.

Namun, menurut Paryono, setiap instansi dapat menambahkan ketentuan atau larangan tambahan apabila diperlukan. "Tapi mungkin ada hal-hal khusus, instansi bisa menambahkan," tuturnya. Barang-barang yang dilarang Saat memasuki ruang ujian, peserta tes dilarang untuk membawa benda-benda tertentu.

Adapun secara umum, menurut Peraturan BKN Nomor 50 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara,

Berikut adalah sejumlah benda yang dilarang untuk dibawa ke dalam ruang ujian:

  1. Buku atau catatan lainnya
  2. Kalkulator, gawai, kamera dalam bentuk apapun, jam tangan dan alat tulis
  3. Senjata api atau benda tajam dan sejenisnya

Oleh karena itu, sebelum memasuki ruang ujian, menurut prosedur, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan, untuk mencocokkan wajah peserta dengan identitas diri.

Hal itu juga untuk memastikan bahwa peserta tidak membawa barang-barang yang dilarang. Di beberapa titik lokasi atau instansi, terdapat aturan larangan membawa barang yang mengandung logam seperti bros, pin, ikat rambut dan ikat pinggang.

Larangan lainnya Selain larangan membawa barang-barang tertentu, peserta juga dilarang melakukan hal-hal berikut:

  1. Bertanya atau berbicara dengan sesama peserta tes
  2. Menerima atau memberikan sesuatu dari atau kepada peserta lain tanpa seizin panitia selama ujian
  3. Keluar ruangan, kecuali memperoleh izin dari panitia
  4. Membawa makanan dan minuman
  5. Merokok di dalam ruangan tes
  6. Menggunakan komputer selain untuk aplikasi CAT

Sanksi Sementara bagi peserta yang melanggar terkait aturan berpakaian bisa dikenakan sanksi dikeluarkan dari ruangan dan dinyatakan gugur.

Adapun pelanggaran selama tes berlangsnung bisa berupa teguran lisan oleh panitia sampai dengan dibatalkan sebagai peserta tes.

Editor: Nur Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved