Pilkada Kukar

Singgung Soal Tambang, Ini Tanggapan Darlis Pattalongi dalam Pemaparan Visi Misi Calon Bupati Kukar

Seusai memaparkan visi dan misi di Rapimda DPD PKS Kutai Kartanegara ( Kukar ) , panitia membuka sesi pertanyaan kepada Darlis Pattalongi

TRIBUNKALTIM.CO /JINO PRAYUDI KARTONO
Panitia membuka sesi pertanyaan kepada Darlis Pattalongi, Minggu (26/1/2020). Beberapa panelis dan peserta Rapimda memberikan pertanyaan kepada ketua DPW PAN Kaltim ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Seusai memaparkan visi dan misi di Rapimda DPD PKS Kutai Kartanegara ( Kukar ) , panitia membuka sesi pertanyaan kepada Darlis Pattalongi, Minggu (26/1/2020).

Beberapa panelis dan peserta Rapimda memberikan pertanyaan kepada ketua DPW PAN Kaltim ini.

Beberapa pertanyaan dilontarkan ke Darlis Pattalongi. Beberapa isu yang tidak lepas dari Kutai Kartanegara adalah seputar tambang Batubara.

Selain itu masalah lingkungan khususnya di area Muara Berau juga disinggung dalam pertanyaan tersebut. Selain itu tentang isu penutupan eks lubang tambang juga disinggung dalam pertanyaan tersebut.

Darlis Pattalongi menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Khusus lubang tambang menurutnya daerah Kukar sudah termasuk daerah kritis. Sebab hampir semua wilayah di Kukar terkurung oleh lubang tambang.

Bahkan dengan wacana untuk menutup lubang tambang menurutnya dirasa kurang pas. Sebab penutupan lubang tambang harus menggaruk tanah baru lagi yang juga berpotensi merusak area tersebut.

Baca Juga;

Hasil Liga Spanyol, Valencia Tumbangkan Barcelona, Lionel Messi dkk Terancam Dikudeta Real Madrid

Daftar Tim Indonesia untuk Badminton Asia Team Championships 2020, PBSI Turunkan Pemain Unggulan

Liga Italia AS Roma vs Lazio, Bukan Ciro Immobile, Pemain Ini Paling Disorot di Derby della Capitale

Sayang Sekali Bagus Kahfi Berasal dari Indonesia, Seandainya Bukan, Ini yang Bakal Terjadi

"Bagaimana bisa dikembalikan batu bara yang diambil bukan barang hampa. Itu barang berwujud contoh satu juta ton batu bara diambil bagaimana cara kita masukkan kembali satu juta tanah. Itu tidak bisa," kata Darlis Pattalongi.

Kemudian membuat lubang tambang ( void ) menjadi kolam tambang jadi Tambak ikan juga direspon oleh pria berkacamata ini. Menurutnya void ini memiliki racun berbahaya bagi tubuh. Sehingga ikan yang hidup di daerah tersebut terkontaminasi zat beracun.

Jika ikan tersebut dimakan maka berbahaya bagi tubuh. Kemudian kegiatan pelabuhan di kawasan Muara Berau menjadi masalah khususnya lingkungan.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved