Juru Parkir di Tepi Jalan Umum di Kabupaten Ini Harus Pakai Rompi dan Tanda Pengenal Resmi

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mewajibkan juru parkir menggunakan rompi dan tanda pengenal.

Juru Parkir di Tepi Jalan Umum di Kabupaten Ini Harus Pakai Rompi dan Tanda Pengenal Resmi
TribunKaltim.Co/Sarassani
Personil Dishub Kabupaten Paser menunjukan contoh rompi dan tanda pengenal yang harus digunakan juru parkir di tepi jalan umum, Senin (27/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Sebelum Peraturan Daerah (Perda) 24/2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum efektif diterapkan mulai 1 Februari 2020.

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mewajibkan juru parkir menggunakan rompi dan tanda pengenal.

Rompi dan tanda pengenal itu menurut Kabid Perhubungan Darat Dishub Paser Tri Gunawan, Senin (27/1/2020), agar pengelolaan parkir berjalan tertib dan memberikan rasa aman serta kenyamanan kepada para pengguna parkir.

“Kalau juru parkir menggenakan rompi dan tanda pengenal, sekali lihat saja pengguna parkir akan tahu bahwa ada juru parkir yang resmi, jadi tidak mungkin dipungut dua kali. Pengguna parkir juga akan merasa nyaman kendaraannya mendapat pengamanan juru parkir,” kata Tri Gunawan.

Baca Juga:

 Masih Dalam Suasana Imlek, Plaza Balikpapan Tutup BPNoodle Festival Dengan Pertunjukan Barongsai

 Kisah Pemain Barongsai di Plaza Balikpapan, Masih Siswa SMP, Merasa Mengasah Mental 

Selanjutnya, Tri Gunawan memperlihatkan contoh rompi dan tanda pengenal yang digunakan juru parkir di tepi jalan umum.

Namun tidak berlaku di area parkir khusus, karena rompi dan tanda pengenal di area parkir khusus beda lagi pengelola dan aturannya.

Baca Juga:

 Curhat 3 Desainer Balikpapan Terkait Tantangan Fashion Lokal Seiring Ibu Kota Baru di Kaltim

 Presiden Jokowi Inginkan Tahun 2024 Pindah Semua, Draf RUU Ibu Kota Baru Masuk Babak DPR

 Alibaba Cloud Bakal Ikut Berperan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

 Ibu Kota Baru Indonesia, Jokowi Ingin Bak London New York Masdar City Konsep Metropolitan Smart City

“Kita kan ada dua Perda yang mengatur retribusi parkir, pertama Perda yang mengatur parkir di tepi jalan umum, kedua Perda yang mengatur parkir di area khusus. Untuk rompi juru parkir Perda 24/2011, di bagian belakang rompi tertulis juru parkir tepi jalan umum,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Tri Gunawan, juru parkir juga harus memberikan karcis parkir yang berporporasi kepada pengguna parkir. Jika tidak, maka yang dirugikan adalah pihak pengguna parkir dan pengelola parkir, sedangkan pemerintah daerah belum dirugikan.

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved