3 Bulan Tidak Ada Transaksi Pembelian, Dana BPNT Pemkab Paser di Rekening KPM akan Hangus

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diluncurkan Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi di pertengahan bulan September 2019.

3 Bulan Tidak Ada Transaksi Pembelian, Dana BPNT Pemkab Paser di Rekening KPM akan Hangus
TRIBUNKALTIM.CO/ SARASSANI
Hairul Saleh, Kepala Dinsos Paser 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diluncurkan Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi di pertengahan bulan September 2019 menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser Hairul Saleh, disalurkan kembali tahun ini.

Penyalurannya berlanjut di tahun ini.

Bedanya tahun 2019 setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima Rp 110.000 per bulan.

"Mulai tahun 2020 akan naik menjadi Rp 150.000/bulan,” kata Hairul Saleh, Selasa (28/1/2020).

Baca Juga:

 Curhat 3 Desainer Balikpapan Terkait Tantangan Fashion Lokal Seiring Ibu Kota Baru di Kaltim

 Presiden Jokowi Inginkan Tahun 2024 Pindah Semua, Draf RUU Ibu Kota Baru Masuk Babak DPR

 Alibaba Cloud Bakal Ikut Berperan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

 Ibu Kota Baru Indonesia, Jokowi Ingin Bak London New York Masdar City Konsep Metropolitan Smart City

Untuk jumlah KPM, kata Hairul Saleh, masih sama seperti tahun lalu.

Yakni sebanyak 14.608 KPM dan tersebar di 10 kecamatan Kabupaten Paser.

“Jumlah KPM penerima BPNT tidak berubah, masih sama seperti tahun lalu,” ucapnya.

BPNT adalah pengganti program Beras Sejahtera (Rastra) yang diharapkan benar-benar mempermudah masyarakat dalam pemenuhan pangan.

Karena dengan BPNT, setiap KPM dapat membeli pangan berupa beras atau telur di e-warung.

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved