Ibu Kota Baru

Gelar Paripurna Bahas Raperda, DPRD Balikpapan Usul Bangun Kawasan Industri di Km 12 Karang Joang

DPRD Kota Balikpapan hari ini gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota penjelasan Walikota.

Gelar Paripurna Bahas Raperda, DPRD Balikpapan Usul Bangun Kawasan Industri di Km 12 Karang Joang
Kolase Tribunkaltim.co/HO Dishub Balikpapan
INFRASTRUKTUR BALIKPAPAN - Beredar di media sosial Jalan Kilometer 13 Tembus Pelabuhan Kariangau Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - DPRD Kota Balikpapan hari ini gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota penjelasan Walikota mengenai dua Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda ), Selasa (28/1/2020).

Dalam sorotannya, dua Raperda yang dibahas kali ini mengenai perubahan atas Perda Nomor 2 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan kepala daerah, serta rencana pembangunan industri Kota Balikpapan.

Rapat kali ini juga dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz dan dihadiri Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud berserta jajaran OPD lainnya.

Sementara itu dari jumlah anggota Dewan yang hadir yakni sebanyak 38 anggota, terdapat 6 anggota yang mewakili setiap fraksinya untuk mengungkapkan pandangannya.

Dalam kesempatannya, Haris selaku wakil dari Fraksi PDIP meminta agar pemerintah kota dapat bekerja dengan benar dan dapat menempatkan perhatian lebih ke masyarakat.

Sebab, ia menilai dampak dari pembangunan industri harus dapat mensejahterakan penduduknya dengan tetap menjaga keharmonisan dan kearifan lokal.

Baca Juga:

 Curhat 3 Desainer Balikpapan Terkait Tantangan Fashion Lokal Seiring Ibu Kota Baru di Kaltim

 Presiden Jokowi Inginkan Tahun 2024 Pindah Semua, Draf RUU Ibu Kota Baru Masuk Babak DPR

 Alibaba Cloud Bakal Ikut Berperan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

 Ibu Kota Baru Indonesia, Jokowi Ingin Bak London New York Masdar City Konsep Metropolitan Smart City

"Jangan sampai merugikan masyarakat yang berada di wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan pembangunan industri," ujar Haris, (28/1/2020).

Menurutnya Raperda ini pun harus disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat luas. Utamanya kepada masyarakat yang terkena dampak dari pembangunan industri tersebut.

Sementara itu, Fraksi Gerindra yang diwakili Rahmatia ini juga mengungkapkan pendapat agar pemkot harus mempersiapkan SDM sesuai dengan misi pembangunan industri.

Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved