Pengacara Pablo Benua & Rey Utami Mundur dari Kasus Ikan Asin, 'Kami Sarankan Kiri, Dia Jalan Kanan'

Babak baru kasus ikan asin, pengacara Pablo Benua dan Rey Utami nyatakan mundur. Terungkap penyebabnya.

Pengacara Pablo Benua & Rey Utami Mundur dari Kasus Ikan Asin, 'Kami Sarankan Kiri, Dia Jalan Kanan'
Kolase Tribunnews.com & Instagram @insanknasruddin
Pengacara Pablo Benua & Rey Utami Mundur dari Kasus Ikan Asin, 'Kami Sarankan Kiri, Dia Jalan Kanan' 

TRIBUNKALTIM.CO - Babak baru kasus ikan asin, pengacara Pablo Benua dan Rey Utami nyatakan mundur. Terungkap penyebabnya.

Mantan pengacara Pablo Benua Benua dan Rey Utami, Insank Nasruddin, telah mundur dari jajaran kuasa hukum sang pasangan artis yang terjerat pencemaran nama baik kasus ikan asin.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Beepdo, Rabu (29/1/2020).

Insank mengungkapkan, akan berbahaya bagi kedua belah pihak apabila akan melanjutkan menyelesaikan kasus ikan asin menggunakan strategi yang dibuat oleh Pablo Benua.

Bahaya yang mengancam nantinya dapat merugikan pihak pengacara maupun Pablo Benua dan Rey sendiri.

Sidang Trio Ikan Asin, Lihat Penampilan Parlente Pablo Benua & Rey Utami, Ini Eksresi Fairuz A Rafiq

Ekspresi Fairuz A Rafiq Saat Hadiri Sidang Bau Ikan Asin, Terdakwa Pablo Benua, Rey Utami dan Galih

Penampilan Baru Rey Utami Saat Sidang Perdana Kasus Ikan Asin, Curi Perhatian Pengunjung Sidang

5 Kontroversi Artis Sepanjang 2019, Kasus Video Bau Ikan Asin Fairuz A Rafiq hingga Pamer Saldo ATM

Insank menyatakan telah terdapat perbedaan pandangan antara kantornya dengan kliennya.

"Menangani sebuah perkara, ketika kami lanjutkan ini sangat berbahaya sekali, artinya berbahayanya apa, bisa merugikan pihak Pablo Benua sendiri bisa juga merugikan pihak kami," terang Insank.

"Karena ketika kami menyarankan dengan perkara ini gunakan strategi yang paling idealnya adalah kita berjalan menuju kiri."

"Tapi kemudian Pablo Benua mengatakan 'tidak, kita harus berjalan menuju kanan'," lanjutnya.

Insank sebagai kuasa hukum yang mempunyai strategi sendiri tidak dapat mengikuti keinginan Pablo Benua dan Rey Utami.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved