Berani Marah ke Prabowo Bila Salah? Jawaban Apa Adanya Mahfud MD Ini Buat Hadirin Mata Najwa Tertawa

Sebelum bahas soal Prabowo, Najwa Shihab awalnya bertanya apakah Mahfud MD masih kritis pada pemerintah seperti sebelum menjadi menteri.

Live Streaming Mata Najwa melalui Usee TV
Mahfud MD (tengah) saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa Trans 7 pada Rabu (29/1/2020). 

"Tapi kan Pak Prabowo itu militer, militer itu pada umumnya sportif hingga suatu saat saya ketemu Pak Prabowo," ujar Mahfud MD.

Kemudian, ia mengungkapkan bagaimana pertemuannya dengan Prabowo Subianto.

Mahfud MD mengatakan, Prabowo Subianto hormat padanya hingga Ketua Umum Gerindra itulah yang datang ke kantornya.

"Saya mau ketemu ke kantor Bapak mau diskusi tentang, Beliau berdiri hormat, saya menghadap Bapak, Bapak atasan saya."

"Dan betul dia datang ke kantor saya, betul ke kantor saya dan diliput oleh media dari kantor sebelahnya Artinya dia sportif juga," ujar Mahfud MD.

Selain itu, Pakar Tata Hukum Negara ini menegaskan dirinya juga tak akan sungkan menegur Prabowo Subianto jika memang melakukan suatu kesalahan.

"Jadi Pak Mahfud mau memarahi kalau ada kesalahan, tidak ada rasa sungkan?' tanya Najwa Shihab.

"Ndak ada rasa sungkan, saya sering diskusi, tidak pernah karena memang tidak pernah ada kesalahan kalau ada saya marahin itu, kan belum ada."

"Kalau ada saya marahin itu meskipun itu Pak Prabowo," ungkap Mahfud MD diikuti tawa penonton.

• PKS Usung Anies Pilpres 2024, Peneliti LIPI Lontarkan Kalimat Pesimistis, Ingatkan Konvensi Demokrat

• Juru Kunci Makam Soeharto Ungkap Prabowo Subianto Menang Pilpres 2024, Hanya Satu Periode

Mahfud MD Komentari soal Penggeledahan Kantor DPP PDIP oleh KPK

ahfud MD angkat bicara soal gagalnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor PDI Perjuangan (PDIP).

Dilansir TribunWow.com, Mahdfud MD mengakui adanya kegagapan pimpinan KPK dalam menyikapi kegagalan penggeledahan Kantor PDIP.

Bahkan, Mahfud MD menyinggung ketakutan pimpinan KPK pada partai sebesar PDIP.

Hal itu disampaikannya melalui tayangan YouTube Kompas TV, Rabu (15/1/2020).

"Enggak juga, menurut saya karena kepepet aja," ucap Mahfud.

"Ya dia kan harus menjelaskan ternyata menggeledah gagal kan."

"Lalu dia kan harus menjelaskan, ya minggu depan, kan gitu," sambungnya.

Menko Polhukam Mahfud MD dalam channel YouTube Kompas TV, Rabu (15/1/2020). (YouTube Kompas TV)

Ia menambahkan, Dewas KPK tak mungkin mengakui penggeledahan Kantor PDIP gagal.

"Masa dia bilang penggeledahan gagal, loh iya saya enggak bisa, kan enggak mungkin," ucapnya.

Terkait hal itu, sang presenter pun menanyakan pendapat Mahfud MD soal pimpinan baru KPK.

"Ini gagap ya? Pimpinan-pimpinan baru KPK agak gagap?," tanya presenter.

"Iya," jawab Mahfud MD.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan usai menjalani pemeriksaan yang selanjutnya akan menjalani sidang pelanggaran kode etik oleh DKPP di gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Rumah tahanan KPK setelah tersangkut kasus penerimaan suap terkait penetapan pergantian antar waktu anggota DPR RI.  Penjelasan Lengkap Wahyu Setiawan, tak Kenal Harun Masiku, Sebut Nama Arief Budiman dan Johan Budi
Komisioner KPU Wahyu Setiawan usai menjalani pemeriksaan yang selanjutnya akan menjalani sidang pelanggaran kode etik oleh DKPP di gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Rumah tahanan KPK setelah tersangkut kasus penerimaan suap terkait penetapan pergantian antar waktu anggota DPR RI. Penjelasan Lengkap Wahyu Setiawan, tak Kenal Harun Masiku, Sebut Nama Arief Budiman dan Johan Budi (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Lebih lanjut, Mahfud MD menyebut para pimpinan KPK tak mengetahui Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Iya, saya kira gagap dan saya meyakini mereka tidak tahu itu pimpinan KPK bahwa akan ada OTT," kata dia,

"Tingkat KPK yang baru ya.Tetapi demi tanggung jawab sebagai istitusi kan harus mereka yang menjelaskan."

Melanjutkan penjelasannya, Mahfud MD pun menanggapi rumor yang menyebut KPK ketakutan menghadapi PDIP.

Terkait hal itu, ia bahkan menganggap bahwa pimpina KPK memang kemungkinan gagap menghadapi PDIP.

"Tapi saya kira itu campuran antara gagap dan masa transisi itu," ucap Mahfud MD.

"Campuran juga, dia (KPK) bisa bercampur ke situ (takut pada PDIP), kan bisa juga, siapa tahu bahwa itu memang terjadi."

"Tetapi kalau itu terjadi kita sedih, kan gitu aja," sambung Mahfud MD.

Simak video berikut ini menit 9.20:

Mahfud MD Ngaku Didatangi Orang untuk 'Belokkan' Kasus Jiwasraya

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap fakta baru soal dugaan kasus di Jiwasraya.

Dilansir TribunWow.com, Mahfud MD mengaku ditemui oleh seseorang yang berusaha 'membelokkan' kasus Jiwasraya.

Ucapan Mahfud MD itu pun langsung membuat Presenter Najwa Shihab bertanya-tanya.

Siapa sebenarnya sosok orang yang mendatangi Mahfud MD?

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved