Berita Pemprov Kalimantan Timur

Gubernur Isran Noor Imbau Pemuka Agama Perkuat Moralitas Gerenasi Muda

Bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba (narkotika, psikotropika dan obat terlarang) terus mengancam kehidupan masyarakat.

Gubernur Isran Noor Imbau Pemuka Agama Perkuat Moralitas Gerenasi Muda
HUMASPROV KALTIM/AHMAD RIANDI
Gubernur Kaltim Isran Noor saat peresmian Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Mangkupalas Samarinda Seberang, Rabu (29/1/2020). 

SAMARINDA- Bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba (narkotika, psikotropika dan obat terlarang) terus mengancam kehidupan masyarakat.

Karena itu, Gubernur Kaltim H Isran Noor meminta para tokoh agama untuk meningkatkan pembinaan dan memperkuat moralitas para generasi muda.

Dewasa ini kata Isran, ada ancaman yang sangat membahayakan generasi muda dan anak-anak. Yaitu bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Apalagi, narkoba saat ini sudah merambah sampai ke desa-desa dan penggunanya bukan saja orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

“Oleh karena itu para tokoh agama, ulama, pendeta, pastor dan tokoh agama lainnya memiliki peran penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba ini,” ajak Gubernur Isran Noor saat peresmian Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Mangkupalas Samarinda Seberang, Rabu (29/1/2020).

Isran menambahkan, rumah-rumah ibadah, baik masjid, gereja, katedral, pura, surau (langgar) juga memiliki peran dalam upaya pemberantasan maupun pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Rumah ibadah tidak saja dimanfaatkan untuk beribadah, tetapi juga bisa dipakai untuk pembinaan mental generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Jangan biarkan anak-anak kita terjerumus narkoba. Maka dari itu, tokoh agama dapat memanfaatkan rumah ibadah untuk pembinaan generasi serta memperkuat moralitasnya. Itu menjadi tantangan kita bersama untuk menjaga generasi muda agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka,” pinta Isran.

Selain peran tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga dan instansi terkait dan semua komponen masyarakat juga harus saling bersinergi dan bersama-sama melakukan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Kita harus optimis dapat memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Kita harus bersama- sama melakukan upaya pencegahan secara terpadu dan terkoordinasi," tandasnya.

Selain itu, kata Isran, sosialisasasi juga harus terus dilakukan dinas instansi terkait untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi ini penting untuk mengingatkan masyarakat untuk peduli mengamankan wilayah masing-masing, agar tidak menjadi tempat peredaran narkoba. (mar/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved