Setor Rp 5,5 Juta, Warga Kutai Timur Suharminto Dijanjikan Dapat Rp 3 Miliar, Ini yang Terjadi

Korban Dana Amanah Allah yang dihimpun kelompok Indonesia Mercusuar Dunia ( IMD ), mulai berdatangan ke Polres Kutai Timur

Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA
Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Korban Dana Amanah Allah yang dihimpun kelompok Indonesia Mercusuar Dunia ( IMD ), sebagai komunitas yang akan menghadirkan Presiden King of King, Presiden Bank UBS dan Presiden PBB ke Kutai Timur, mulai berdatangan ke Polres Kutai Timur.

Satu di antaranya Suharminto (67), warga Kampung Tengah, Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan.

Suharminto mengaku telah menyetorkan uang Rp 5.550.000 pada Zakarian, yang saat itu selaku ketua IMD Kalimantan Timur.

Uang tersebut untuk kepesertaan dirinya, kakaknya serta sang anak. Dari penyertaan uang tersebut, Suharminto dijanjikan akan mendapat uang Rp 3 miliar.

“Seya serahkan uang pada April 2019. Janjinya, Agustus 2019, akan diberikan Rp 3 miliar. Namun, sampai saat ini uang yang dijanjikan belum ada,” ungkap Suharminto pada polisi, Kamis (30/1/2020).

April 2019 itu, Suharminto mendaftarkan diri untuk bergabung dengan kelompok Indonesia Mercusuar Dunia ( IMD ) Kalimantan Timur yang saat itu dikoordinatori Zakarian.

Baca Juga;

Diam-diam Pemain Idola Bonek Eksodus ke Klub Ibu Kota, Terbaru Andik Vermansah Bukan Jodoh Persebaya

Blak-blakan, Erick Thohir Beri Sinyal Jabatannya Tak Akan Lama, Ini Pesannya 

Pelatih Persib Umumkan Joel Vinicius Pergi, Ini Nasib Wander Luiz Usai Datangnya Geofrey Castillion

Banjir Bandang Terjang Bondowoso, 200 KK Terdampak, BPBD Ungkap Ada Penyebab Lain Selain Hujan Deras

Suharminto dijanjikan akan diberi aset dana amanah Allah sebesar Rp 3 miliar. Kalau menyetorkan uang Rp 1.750.000 per orang.

Karena tertarik, Suharminto menyetorkan uang pendaftaran sebesar Rp 5.550.000, sebagai pendaftaran dirinya, anak-anaknya serta kakaknya. Namun, hingga kini, janji tersebut tidak kunjung terealisasi.

“Kita akan terus menggali sejauh mana aksi para petinggi IMD atau kelompok King of King ini di Sangatta, Kutai Timur. Tak hanya mengajak orang untuk paham yang tidak benar, tapi sudah mengarah pada penipuan,” kata Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kasatreskrim AKP Ferry Putro Samudro.(sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved