Ini Ajakan Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono Usai Mengungkap Tangkapan 10 Kg Sabu di Awal Tahun

Dalam bulan Januari ini, Polda Kaltim kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan Tawau, Malaysia melalui Kota Samarinda

Tribunkaltim.co, Fachmi Rachman
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Muktiono saat ditemui secara eksklusif oleh Tribunkaltim.co di ruang kerjanya. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dalam bulan Januari ini, Polda Kaltim kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan Tawau, Malaysia melalui Kota Samarinda sebelum diteruskan ke Sulawesi.

Hal ini semakin membuktikan keseriusan kiprah Irjen Pol Muktiono yang belum lama menjabat sebagai Kapolda Kaltim untuk memberantas rantai jaringan perdagangan barang haram.

Ditemui Tribunkaltim.co, Irjen Pol Muktiono dengan tegas menyebut dirinya tak main-main dalam pemberantasan Narkoba baik dari dalam maupun luar negeri.

Upaya pengoptimalan kegiatan Operasional Direktorat Narkoba dan Satuan Narkoba pun terus digenjot olehnya sebagai tanda kegaharan dan keseriusan menyikapi masalah ini.

"Syukur kalau ada tangkapan Narkoba yang keluar itu kita dapat, bagus dan harus ditindak tegas. Seperti kemarin di Samarinda ada yang ditembak mati, itu karena melawan petugas, tapi yang terakhir ini tidak dan kebetulan juga cuma kurir," ujar Irjen Pol Muktiono kepada Tribunkaltim.co.

Irjen Pol Muktiono menilai pada tangkapan terakhirnya yang berhasil membawa 10 Kg sabu ke markas Polda Kaltim, dianggapnya merupakan jumlah yang sangat besar.

Baca Juga;

Kecelakaan Maut, Truk Tabrak Motor di Samarinda, Rem Blong 4 Orang Terlindas, Ini Kronologinya

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 31 Januari 2020, Leo Penuh Energi, Aquarius Menuai Keuntungan

Andai Liga 1 2020 Digelar 29 Februari, Begini Tanggapan Presiden Klub Borneo FC Nabil Husein

Terkuak Jelang Pengumuman Hasil Autopsi, Teddy Lakukan Ini saat Lina Ambruk, Aksinya Terekam CCTV

Jika saja, setiap satu orang yang mengkonsumsi barang haram tersebut memakai 1,2 gram, maka jumlah yang dimungkinkan dapat memakai sekira ada 20 ribu orang.

Menurutnya, itu bukanlah jumlah yang sedikit. Ia pun berujar bahwa bukan sekedar hasil tangkapan saja yang diperhitungkan, namun pihaknya justru lebih fokus pada dampak dari bahaya Narkoba.

"Dampak narkoba merusak generasi, sudahlah mari kita perangi bersama, karena tidak bisa polisi sendiri, harus bersama semua masyarakat," terang Irjen Pol Muktiono.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved