Berita Pemprov Kalimantan Timur

Sosialisasikan Pergub Perjalanan Dinas, Sabani: Itu Bukan Uang Saku Tapi Uang Makan dan Biaya Dinas

Perjalanan dinas itu tugas dinas. Jadi bukan take home pay. Uang yang diberi bukan uang saku tapi uang makan dan biaya selama dinas," ujar Sa'bani.

Sosialisasikan Pergub Perjalanan Dinas, Sabani: Itu Bukan Uang Saku Tapi Uang Makan dan Biaya Dinas
HUMASPROV KALTIM/MASDIANSYAH
Pelaksana Tugas Setdaprov Kaltim M Sabani pada Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Dinas dan Keputusan Gubernur (Kepgub) Kaltim Nomor 090/K.12/2020 tentang Penetapan Standarisasi Biaya Perjalanan Dinas di Lingkungan Pemprov Kaltim Tahun 2020. Kegiatan ini diikuti 250 peserta dari 46 perangkat daerah induk lingkup Pemprov Kaltim di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (30/1/2020). 

BALIKPAPAN - Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim menggelar Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Dinas dan Keputusan Gubernur (Kepgub) Kaltim Nomor 090/K.12/2020 tentang Penetapan Standarisasi Biaya Perjalanan Dinas di Lingkungan Pemprov Kaltim Tahun 2020.

Kegiatan satu hari ini diikuti 250 peserta dari 46 perangkat daerah induk lingkup Pemprov Kaltim dilaksanakan Ballroom Lt. 10 Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (30/1/2020).

"Pergub ini penting agar jangan salah mengeluarkan kuitansi ataupun salah administrasi perjalanan," kata Plt Sekda Kaltim HM Sa'bani mengingatkan peserta sosialisasi.

Menurut Sa'bani, sosialisasi Pergub dan Kepgub sangat penting dan perlu diketahui bersama, terutama bagi aparatur pengelola keuangan terkait perjalanan dinas pegawai. Ketentuan ini akan berlaku efektif mulai Februari tahun ini.

Perjalanan dinas itu tugas dinas. Jadi bukan take home pay. Uang yang diberi bukan uang saku tapi uang makan dan biaya selama dinas," ujar Sa'bani.

Sementara Kepala Biro Umum HS Adiyat mengemukakan sosialisasi bertujuan optimalisasi administrasi perjalanan dinas yang tertib dan akuntabel.

Selain itu, sosialisasi juga untuk memberikan pemahaman terhadap tercapainya prinsip-prinsip pelaksanaan perjalanan dinas yang selektif.

"Ke depan perjalanan dinas dilakukan selektif hanya untuk kepentingan yang sangat tinggi, yang prioritas berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan efesiensi. Mengutamakan tercapainya kinerja memperhatikan ketersediaan dana pada satuan kerja," jelas mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim ini.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Asisten Administrasi Umum H Fathul Halim selaku narasumber dan pimpinan perangkat daerah serta pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemprov Kaltim. (yans/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved