Kamis, 23 April 2026

Dua Tahun Putrinya yang Idap Leukemia Dirawat di Singapura, Denada Rela Jual Apartemen dan Rumah

Dua Tahun Putrinya yang Idap Leukemia Dirawat di Singapura, Denada Rela Jual Apartemen dan Rumah

Instagram/@denadaindonesia
Denada dan putrinya, Shakira Aurum 

Dua Tahun Putrinya yang Idap Leukemia Dirawat di Singapura, Denada Rela Jual Apartemen dan Rumah

TRIBUNKALTIM.CO - Penyanyi Denada terus mendampingi putrinya, Shakira Aurum, yang saat ini masih terus menjalani pengobatan di rumah sakit di Singapura akibat mengidap kanker darah atau leukemia.

Denada menyadari pengobatan putrinya di Singapura sangatlah mahal.

Namun dia terus berjuang untuk mengobati putri kesayangannya itu, tak peduli meskipun harus menjual apartemen dan 2 rumahnya. 

Alasan Denada Tutup Muka Putrinya dalam Tiap Unggahan Foto di Instagram, Ada Kisah Pilu di Baliknya

Denada Jual Rumah Seharga Rp 6,5 Miliar, Uya Kuya: Harganya Oke Segitu Menurut Saya

Shakira Senang Bisa Video Call dengan Jerry Aurum, Tangis Denada Pecah

Jerry Aurum Ditangkap Polisi, Mantan Suami Denada Ini Terjerat Kasus Narkoba

Sudah hampir dua tahun Denada dan putrinya, Shakira Aurum tinggal di Singapura untuk menjalani pengobatan kanker darah.

Tak bisa dibayangkan betapa mahal biaya hidup dan berobat selama di sana.

Denada juga tak ingin menutupi hal itu.

Penyanyi kelahiran Jakarta 41 tahun lalu itu bahkan mengakui kalau ia menjual aset yang ia miliki demi pengobatan putrinya.

"Waktu kita pertama kali ditawarin ke Singapura, pertanyaan dokternya 'kuat apa enggak? (biaya)', karena dia bilang 2 sampai 3 kali lipat lebih mahal dari Indonesia, itu hanya biaya medisnya saja," ujar Denada seperti dikutip Kompas.com, Jumat (31/1/2020) dari vlog Ussy Andhika Official.

Denada sebenarnya juga bingung, bagaimana dia bisa melewati hampir dua tahun ini tinggal di Singapura dengan biaya yang sangat mahal.

"Kalau ditanya gimana bisa, ya itu sudah pertolongan Allah, tapi semua tahu aku jual apartemen waktu itu," kenang Denada.

Ternyata bukan hanya apartemen yang dijual, dengan mahalnya biaya pengobatan dan biaya hidup di Singapura, Denada juga menjual dua rumah lainnya, termasuk rumah yang dia tempati saat ini.

"Sekarang langsung diberhentiin (pembangunannya), karena aku enggak kuat ngebiayain pembangunan itu, at the same time tinggal di Singapura," ujar Denada.

Padahal rumah tersebut adalah rumah yang sengaja dibangun Denada untuk bisa tinggal berdua bersama putrinya hingga nanti dia dewasa.

"Tapi kita belum sempat pindah ke sana, Shakira sudah keburu harus pindah ke Singapura."

"Tapi it's okay, semua yang aku punya, yang aku jual itu, mau Rp 100 juta kali lipat, tidak sebanding dengan hidup anakku," ucap mantan istri fotografer Jerry Aurum itu.

Kisah Pilu Perjuangan Denada Dampingi Putrinya yang Idap Leukemia

Penyanyi Denada terus mendampingi putrinya, Shakira Aurum, yang mengidap kanker darah atau leukemia.

Ia terus memberikan semangat kepada putrinya dan terus berjuang demi kesembuhan Shakira Aurum.

Kebersamaan bersama putrinya ini kerap diunggah pelantun tembang Sambutlah ini dalam laman Instagram pribadinya @denadaindonesia.

Penyanyi Denada mendapat pelajaran besar dalam hidupnya ketika kali pertama mendengar putri semata wayangnya, Shakira Aurum, divonis mengidap leukemia atau kanker darah.

Sejak tahu pada pertengahan 2018 lalu, hingga kini Denada tak henti berjuang demi kesembuhan putrinya tersebut.

Ia mengungkapkan hal itu di depan Ussy Sulistiawaty dan Andhika dalam video berjudul "DARI SHAKIRA, DENADA LEBIH BERSYUKUR [Part 1] l BASA-BASI".

1. Awal mula tahu

Awalnya, Denada mengaku sempat menaruh curiga saat melihat bekas biru di sekujur tubuh putrinya sepulang dari Eropa bersama keluarga ayahnya.

Ketika putrinya beberapa kali demam, Denada masih mencoba memberi obat penurun panas.

Namun, panas Shakira Aurum hanya turun sebentar namun kembali naik.

Kondisinya ini lama-kelamaan membuat Denada menaruh kecurigaan.

Namun, kecurigaan Denada saat itu mengarah pada demam berdarah.

Ternyata hasilnya negatif setelah diperiksa.

Sempat bersyukur, Denada malah dihadapkan pada fakta bahwa jumlah trombosit Shakira Aurum sangat rendah, sekitar 32.000.

Padahal jumlah trombosit normal sekitar 140.000- 450.000.

Kondisi Shakira Aurum itu yang kemudian membuat Denada memutuskan untuk mencari dokter yang tepat, yaitu dokter ahli darah.

Dari dokter itulah, Denada mendapatkan informasi bahwa putrinya mengidap leukemia.

2. Tak berdaya dengar Shakira Aurum kesakitan

Denada pernah merasa tidak berdaya sebagai ibu ketika putrinya merasa kesakitan saat menjalani pengobatan di Singapura.

Saat itu, Denada menemani sang anak untuk mengambil sumsum tulang belakangnya di rumah sakit Singapura.

"Kami bisa dengar dia berusaha gimana sih kesakitan tapi dia enggak bisa ngelawan, kami bisa dengar dia teriak tapi dengan lemah sekali, merintih," ujar Denada seperti dikutip Kompas.com, Kamis (30/1/2020).

Mendengar putrinya merintih kesakitan selama proses yang menyakitkan itu, Denada hanya bisa menangis tanpa bisa melakukan apa pun.

"Itulah aku nangis, aku lari ke luar. Aku ingat banget Mas Jerry juga nyusul aku," tutur Denada.

Saat itulah putri penyanyi senior Emilia Contessa tersebut merasa tidak berdaya sebagai ibu.

"Aku benar-benar saat itu aku merasa itu momen enggak pernah aku bayangkan aku ada di titik yang selemah itu karena aku enggak bisa bikin apa-apa untuk anakku," kata Denada.

3. Cerita sedih di balik wajah Shakira Aurum yang ditutup

Ternyata ada kisah menyentuh di balik keputusan Denada selalu menutupi wajah putrinya, Shakira Aurum, di setiap unggahan fotonya di media sosial.

Ada netizen yang menudingnya malu karena penampilan putrinya yang sedang menjalani perawatan leukemia di Singapura.

"Sampai ada yang comment, apa aku malu dengan keadaan Shakira Aurum sampai aku tutupin muka dia, aku enggak mau orang lihat, no! Enggak mungkin," kata Denada.

Awalnya, Shakira Aurum tidak paham rambutnya rontok sedikit demi sedikit karena kemoterapi.

Terlebih rambut yang rontok hanya ada di bagian belakang kepala, sehingga Denada dan keluarga lain berusaha menyembunyikan fakta itu dari Shakira Aurum.

Bahkan saat Shakira Aurum bersandar di sofa atau tidur, Denada dan anggota keluarga lain kompak cepat-cepat membersihkan rambut rontok Shakira yang masih menempel di bantal atau sofa.

Namun semakin lama, rambut bagian samping dan depan pun mulai rontok.

Sampai suatu hari Shakira Aurum menyadari kondisinya saat bercermin di kamar mandi.

Akhirnya Denada menawarkan pada putrinya untuk menutup cermin di kamar mandi.

Shakira Aurum hanya mengangguk tanda setuju.

Tidak hanya cermin, Shakira Aurum juga enggan melakukan video call karena ada wajahnya yang terlihat dalam layar ponsel jika melakukan video call.

Sejak saat itu, Denada berpikir bahwa dia harus menghormati keinginan putrinya.

4. Sediakan sekolah dan pura-pura jadi guru

Kondisi Shakira Aurum tak memungkinkan untuk mengikuti kegiatan seperti anak-anak seusianya karena penyakit kanker darah.

Shakira Aurum tidak hanya harus menghindari beberapa makanan favoritnya, seperti tempe, tetapi ia juga tidak bisa bermain di luar, apalagi bersekolah.

Menyadari beratnya kehidupan yang harus dijalani putrinya, Denada sebagai ibu rela melakukan apa pun untuk bisa menebus masa indah Shakira Aurum sebagai seorang anak yang baru berusia tujuh tahun.

Denada menceritakan bagaimana dia akhirnya berusaha menjadi guru bagi putrinya di rumah.

Di sekolah yang dibuat Denada itu hanya ada satu meja dan satu kursi.

Shakira Aurum bisa bebas melakukan apapun. (*) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aset Hampir Habis, Denada: Tak Sebanding Hidup Anakku...", https://www.kompas.com/hype/read/2020/01/31/184950266/aset-hampir-habis-denada-tak-sebanding-hidup-anakku dan "Cerita Pilu Perjuangan Denada Dampingi Putrinya yang Idap Kanker Darah", https://www.kompas.com/hype/read/2020/01/31/122649966/cerita-pilu-perjuangan-denada-dampingi-putrinya-yang-idap-kanker-darah?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved