3 Bulan Jabat Komut, Ahok BTP Dikritik DPR Sampai Minta Wamen Beri Teguran, Ini Perannya yang Disoal

Kritik disampaikan Andre saat rapat kerja dengan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, bersama tiga BUMN di gedung DPR, Jakarta

3 Bulan Jabat Komut, Ahok BTP Dikritik DPR Sampai Minta Wamen Beri Teguran, Ini Perannya yang Disoal
Kolase Tribun Kaltim
AHOK DIKRITIK DPR - Ahok jadi Komisaris Utama Pertamina dan jadi pemberitaan Reuters dan AFP 

TRIBUNKALTIM.CO - Tepat setelah 3 bulan menjabat Komisaris Utama (Komut), Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dikritik DPR, bahkan sampai minta Wakil Menteri (wakil menteri) beri teguran.

Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade menilai peran Ahok di PT Pertamina (Persero) perlu diatur dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Andre saat rapat kerja dengan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, bersama tiga BUMN dengan Komisi VI di gedung DPR, Jakarta, Senin (3/2/2020).

"Saya kira ada Pak Ahok tadi, karena yang tampil biasanya Pak Ahok, mungkin ada komisaris rasa dirut (direktur utama)," ujar Andre yang hadir juga direksi Pertamina, PGN, dan PLN.

• Temani Ahok saat Dinner, Begini Penampilan Puput Nastiti Devi, Lihat Sandal Tepleknya yang Disorot

• Sandal Teplek Istri Basuki Tjahaja Purnama Disorot, Puput Nastiti Devi Kenakan Sandal Hermes

• FAKTA Viralnya Foto Puput Nastiti Devi Istri Ahok BTP Gendong Bayi, Prediksi Lahir hingga Nama Anak

• Lihat Penampilan Puput Nastiti Dampingi Ahok sebagai Komut Pertamina, Gelang H yang Jadi Sorotan

Andre pun berpesan kepada Budi Gunadi agar menegur Ahok yang saat ini terlihat perannya lebih besar dari direktur utama Pertamina dalam memaparkan aksi korporasi.

"Jangan sampai ada komisaris rasa dirut, supaya dirut perannya tetap tampil sebagai juru bicara," ujar Andre.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved