Drama Detik-detik Penangkapan Terduga Pelaku yang Menghina Risma, tak Mau Buka Pintu & Matikan Lampu

Dramatis, begini detik-detik penangkapan pemilik akun yang menghina Risma, tak mau buka pintu, matikan lampu.

Drama Detik-detik Penangkapan Terduga Pelaku yang Menghina Risma, tak Mau Buka Pintu & Matikan Lampu
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Rumah diduga pemilik akun yang menghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Begini Detik-detik Penangkapan Pemilik Akun yang Menghina Risma, tak Mau Buka Pintu, Matikan Lampu 

TRIBUNKALTIM.CO - Dramatis, begini detik-detik penangkapan pemilik akun yang menghina Risma, tak mau buka pintu, matikan lampu. 

Akhirnya, polisi menangkap pemilik akun Zikria Dzatil yang diduga menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Terduga pelaku ditangkap di rumahnya di Perumahan Mutiara Bogor Raya, RT 04/16, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (31/1/2020) malam.

Detik-detik penangkapan pemilik akun Zikria Dzatil ini berlangsung dramatis, terduga pelaku sempat enggan membuka pintu rumah dan lampu rumah mendadak dimatikan.
Komar Soleh, Ketua RT setempat yang menyaksikan penangkapan oleh polisi, menjelaskan bahwa ibu rumah tangga terduga pelaku ujaran kebencian itu mengaku sempat kaget dan mengurung diri di lantai 2 rumahnya.

"Tadinya agak susah pintu mungkin kaget atau gimana, kan enggak ada suaminya (kerja). Setelah ditelepon suaminya, baru cair.

Netizen yang Hina Risma Ditangkap, Penghina Anies Baswedan Dibiarkan, Fadli Zon: Diskriminasi Hukum

 Penghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini Ditangkap, Dikenal Baik di Lingkungan Tempat Tinggal

 Terduga Penghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini Ibu Rumah Tangga, Anak Terkecil Usia Dua Tahun

 Wabah Virus Corona Asal China, Walikota Tri Rismaharini Soroti, Belum Ditemukan Korban Perlu Waspada

Dia sendiri mengakui, waktu ketok-ketok saya di lantai atas, kaget, saya lagi menenangkan diri, ngisi energi, katanya," terang Komar Soleh kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (2/2/2020).

Komar menjelaskan terduga pelaku ini seperti sudah merasa akan didatangi polisi namun entah dia tahu dari mana.

"Feeling itunya saya gak tahu, mungkin dia udah ngerasa," kata Komar.

Terduga pelaku ini, kata Komar cukup kooperatif saat ditangkap.

Namun, dia sedikit agak mengelak saat ditanyai sejumlah aparat polisi yang hendak mengamankannya itu.

"Pas saat itu agak kurang ini ya, agak turun naik pembicaraan. Tapi gak sampe lama di situ.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved