Harga Cabai di Balikpapan Berangsur Turun, Meski Belum Kembali ke Harga Normal

Harga cabai di Balikpapan berangsur turun, meski belum kembali ke harga normal.

Harga Cabai di Balikpapan Berangsur Turun, Meski Belum Kembali ke Harga Normal
TRIBUNKALTIM.CO/ HERIANI
Pedagang cabai di Pasar Pandansari. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Harga cabai di Balikpapan berangsur turun, meski belum kembali ke harga normal.

Harga cabai naik beberapa waktu terakhir.

Hujan deras yang terjadi terus-menerus di tanah air ditengarai penyebab melonjaknya harga cabai, termasuk di Balikpapan.

Di beberapa Pasar tradisional di Kota Beriman menyebutkan harga cabai mengalami kenaikan dua kali lipat pada minggu ketiga dan keempat bulan Januari 2020.

BACA JUGA

Alasan Ingin Bayar Utang, Pemuda Bontang Ini Nekat Gadai Mobil Rental Rp 8 Juta di Samarinda

Percepat Perubahan Badan Hukum Perusda MBS dan BKS, DPRD Kaltim Konsultasi ke Kemendagri

Memalak Orang Dengan Mengaku Anggota Polisi, Warga Teluk Bayur Berau Ini Diamankan Polisi

Bupati Kukar Minta Badan Permusyawaratan Desa Punya Data Valid dan Up To Date Kondisi Desa

Bahkan harga cabai rawit merah pernah mencapai Rp 80.000 per kilogram.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved