Cegah Kebocoran Dana, Kepala Sekolah dan Bendahara Dilatih Akuntansi Oleh BPK Kalimantan Timur

Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Pelatihan Bendahara SMA SMK, SLB MA Angkatan 1 dan 2 Provinsi Kaltimantan Timur.

TribunKaltim.Co/Nevrianto Hardi Prasetyo
PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN - Kepala BPK RI,  Perwakilan Kalimantan Timur , Dadek Nandemar, bersama Asisten Bidang Administrasi Umum Setprov Kaltim H Fathul HalimKepala Plt BPSDM Kaltim, Aswin berfoto bersama kepala sekolah maupun bendahara yang mengikuti Pelatihan Bendahara SMA SMK, SLB MA Angkatan 1 dan 2 Provinsi Kaltimantan Timur, Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Daerah Khususnya Dana BOS SMA, SMK ,SLB, Angkatan 1 dan 2 Provinsi Kalimantan Timur di BPSM atau Bandiklat Kaltim mulai 3 sampai 8 Januari di Gedung Bandiklat jalan HAM Rifaddin Loa Janan Ilir kota Samarinda Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Demi  memeriksa permasalahan dan menghadirkan solusi bidang keuangan di Sekolah SMA, SMK dan SLB.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Pelatihan Bendahara SMA SMK, SLB MA Angkatan 1 dan 2 Provinsi Kaltimantan Timur.

Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Daerah Khususnya Dana BOS SMA, SMK ,SLB, Angkatan 1 dan 2 Provinsi Kalimantan Timur dengan pemateri dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur.

Dilangsungkan di Gedung BPSDM jalan HAM Rifaddin Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda yang digelar kurang dari sepekan yakni 3 sampai 8 Januari 2020.

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur, Dadek Nandemar, mengutarakan.

Ini akan memberi masukan bila ada kesalahan, sehingga bisa memprediksi langkah kedepan mengelola keuangan di tingkatan sekolah.

Baca Juga:

 Ibu Kota Indonesia di Kaltim, Viral Apartemen Borneo Bay City, Begini Tanggapan Kementerian ATR

 Tatap Ibu Kota Baru, Borneo Bay City Plaza Balikpapan Bakal Bangun Taman Besar, Target Rampung 2021

"Kami ini kan pemeriksa jadi diibaratkan seperti situasi perahu, nelayannya sendiri kadang tak tahu dimana bocornya. Maka pemeriksa akan mendeteksi dimana bocornya Kita akan berdosa jika kebocoran didiamkan sehingga perahu akan tenggelam. Kita akan memeriksa mudah mudahan ada upaya menambal yang bocor.Dan Kita juga  perlu bertukar pendapat permasalahan yang ada.

Dadek lebih lanjut menjelaskan sekarang BPK  hanya mendisiplinkan.

"Mereka kepala sekolah dan bendahara  hanya harus  tertib pembukuan. Kedepan dari ketersediaan anggaran yang ada kita tak hnya ingin seperti itu tapi dipikirkan manfaatnya. Belanja yang dikeluarkan misalnya siswa harus lebih pintar maka harus  beli buku. Kita mengedepankan manfaat dari belanja. Baik bagi siswa, guru dan masyarakat lebih luas.

Halaman
123
Penulis: Nevrianto
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved