Dua Joki CPNS yang Tertangkap di Makassar Diiming-imingi Upah Rp 10 Juta, Terancam Hukuman 6 Tahun

Dua Joki CPNS yang Tertangkap di Makassar Diiming-imingi Upah Rp 10 Juta, Terancam Hukuman 6 Tahun

Dua Joki CPNS yang Tertangkap di Makassar Diiming-imingi Upah Rp 10 Juta, Terancam Hukuman 6 Tahun
KOMPAS.COM/HIMAWAN
Salah satu joki CPNS di Makassar FA (23) diinterogasi penyidik di Polrestabes Makassar, Selasa (4/2/2020). 

Dua Joki CPNS yang Tertangkap di Makassar Diiming-imingi Upah Rp 10 Juta, Terancam Hukuman 6 Tahun

TRIBUNKALTIM.CO - Praktik perjokian masih dijumpai dalam pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Beberapa peserta CPNS yang kurang percaya diri mengandalkan tenaga joki untuk menghadapi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Panitia CPNS Kemenkumham Sulawesi Selatan memergoki dua orang joki saat pelaksaan tes SKD di lokasi ujian.

Ribuan Pendaftar Online CPNS di Berau Bersaing Perebutkan 160 Formasi, Mulai Tes 14 Februari 2020

CPNS 2019, Bocoran Soal TWK SKD Berkaitan Pengamalan Sila Pancasila, Lengkap Beserta Contohnya

Tak Banyak Pertanyaan Hitungan, Peserta Tes CPNS Merasa Lebih Mudah Kerjakan Soal Tahun Ini

Gara-gara Berlogat Jawa, Dua Orang Joki Tes CPNS Ditangkap di Lokasi Kampus UKI Paulus Makasar

Dua Joki peserta tes SKD calon pegawai negeri sipil ( CPNS) di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan mengaku akan diberikan Rp 10 Juta bila berhasil meloloskan kliennya.

Kanit 3 Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polrestabes Makassar Iptu Ali Hairuddin mengatakan, dua joki yang berinisial FA (23) dan AS (23) (sebelumnya ditulis ES) sudah mendapat uang akomodasi sebesar Rp 1,8 juta.

"Si penyuruh yang inisialnya W dan pembuat dokumen palsunya inisal C itu menjanjikan masing-masing Rp 10 juta per orang jika lulus," kata Ali saat diwawancara di Mapolrestabes Makassar, Selasa (4/2/2020).

FA dan AS didatangkan dari dua tempat berbeda.

FA merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Yogyakarta.

Sementara AS merupakan pengajar di salah satu tempat bimbingan belajar di Karawang, Jawa Barat.

Halaman
1234
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved