Gara-gara Berlogat Jawa, Dua Orang Joki Tes CPNS Ditangkap di Lokasi Kampus UKI Paulus Makasar

Gara-gara Berlogat Jawa, Dua Orang Joki Tes CPNS Ditangkap di Lokasi Kampus UKI Paulus Makasar

Gara-gara Berlogat Jawa, Dua Orang Joki Tes CPNS Ditangkap di Lokasi Kampus UKI Paulus Makasar
KOMPAS.COM/HIMAWAN
Salah satu joki CPNS di Makassar FA (23) diinterogasi penyidik di Polrestabes Makassar, Selasa (4/2/2020). 

Gara-gara Berlogat Jawa, Dua Orang Joki Tes CPNS Ditangkap di Lokasi Kampus UKI Paulus Makasar

TRIBUNKALTIM.CO - Praktik kecurangan masih ditemukan dalam pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Beberapa peserta CPNS yang kurang percaya diri masih mengandalkan tenaga joki untuk menghadapi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Panitia CPNS Kemenkumham Sulawesi Selatan memergoki keberadaan joki saat tes SKD di lokasi ujian.

Cara Melihat Berapa Jumlah Sainganmu di SKB, Ribuan Peserta Lulus Passing Grade SKD CPNS Sudah Gagal

Ikut Tes CPNS, Gelagat Peserta Tertangkap Mencurigakan hingga Diciduk Polisi Karena Hal Ini

CPNS 2019 Penuhi Ambang Batas SKD Belum Tentu Lolos ke Tahapan SKB, BKN Jelaskan Syarat Kelulusan

Peluang Peserta SKD CPNS Lolos Passing Grade ke SKB Makin Sulit, Nilai P1/TL Tahun 2018 Ikut Masuk

Dua pria asal Jawa ditangkap usai ketahuan menjadi joki peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kemenkumham Sulawesi Selatan, Senin (3/2/2020).

Kedua joki yang berinisial FA (2)3 dan ES (18) tersebut diamankan di lokasi tes ujian di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar.

"Keduanya ditangkap sama anggota dan panitia yang jaga ujian," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (4/1/2020).

Ketua Panitia Seleksi CPNS Kemenkumham Sulsel Sirajuddin mengatakan, pengungkapan kedua joki ini bermula ketika salah satu pelaku, FA, ketahuan oleh petugas bukan peserta sesungguhnya.

FA dan ES, kata Sirajuddin, berpura-pura menjadi peserta asal Takalar, Sulawesi Selatan.

Namun, panitia menaruh curiga pada FA bukan warga Takalar setelah bicara menggunakan logat Jawa.

Halaman
123
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved