Ingin Menghimpun Uang Lebih Banyak? Mana Paling Untung, Deposito atau Reksadana Pendapatan Tetap?

Ingin Menghimpun Uang Lebih Banyak? Mana Paling Untung, Deposito atau Reksadana Pendapatan Tetap?

Ingin Menghimpun Uang Lebih Banyak? Mana Paling Untung, Deposito atau Reksadana Pendapatan Tetap?
SHUTTERSTOCK
Ingin Menghimpun Uang Lebih Banyak? Mana Paling Untung, Deposito atau Reksadana Pendapatan Tetap? 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ingin menghimpun uang Lebih Banyak? Mana paling untung, deposito atau reksadana pendapatan tetap?

Reksadana merupakan investasi dengan konsep menghimpun dana dari banyak investor yang kemudian dikelola manajer investasi atau MI ke dalam berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, dan sebagainya.

Reksadana juga jadi alternatif bagi investor yang enggan menghitung risiko atas investasi mereka di pasar saham atau pasar uang.

Modal yang dibutuhkan juga tak terlalu besar.

Salah satu jenis reksadana yakni reksadana pendapatan tetap.

Reksadana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang menempatkan mayoritas investasinya ke dalam instrumen surat utang (obligasi) dan produk pasar uang.

Portofolio reksadana pendapatan tetap minimal 80 persen harus terdiri dari surat utang, sedangkan sisanya merupakan produk pasar uang.

Lalu, apakah reksadana tetap lebih menguntungkan dibandingkan menempatkan uang di deposito bank?

Dikutip dari Bareksa, Selasa (4/2/2020), jika mengacu pada kinerja 2019, reksadana pendapatan tetap lebih menguntungkan ketimbang menyimpan uang di deposito perbankan.

Tahun lalu, reksadana pendapatan tetap mampu mencatatkan kinerja yang paling tinggi dibandingkan dengan ketiga jenis reksadana lainnya, yakni sebesar 8,73 persen.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved