Gubernur Isran Noor Ancam Stop Proyek Ratusan Triliun Presiden Jokowi di Kalimantan Timur, Ada Apa?

Gubernur Isran Noor ancam stop proyek ratusan triliun Presiden Jokowi di Kalimantan Timur, ada apa?

Kompas.com/Hilda B Alexander
Nagara Rimba Nusa juara I sayembara IKN atau ibu kota baru 

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur Isran Noor ancam stop proyek ratusan triliun Presiden Jokowi di Kalimantan Timur, ada apa?

Gubernur Kalimantan Timur atau Kaltim, Isran Noor mengancam akan menghentikan pembangunan ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengambil kebijakan berani dengan memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Proyek pemindahan Ibu Kota Negara ini diperkirakan menelan biaya hingga Rp 466 triliun.

Begini ancaman Gubernur Kaltim Isran Noor : saya akan hentikan proyek ibukota baru jika merusak hutan.

Senin (3/2/2020) Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menegaskan akan menjaga kelestarian hutan, pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan Climate and Land Use Alliance ( CLUA ).

Bahkan, Gubernur Kaltim menegaskan tak segan-segan akan menghentikan pembangunan ibu kota baru yang digagas Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) jika merusak lingkungan di wilayahnya.

Presiden Jokowi Kebal, Warga Ditilang, 2 Mahasiswa Gugat Aturan Nyalakan Lampu Motor Siang Hari

• Temani Ahok saat Dinner, Begini Penampilan Puput Nastiti Devi, Lihat Sandal Tepleknya yang Disorot

• Sandal Teplek Istri Basuki Tjahaja Purnama Disorot, Puput Nastiti Devi Kenakan Sandal Hermes

• FAKTA Viralnya Foto Puput Nastiti Devi Istri Ahok BTP Gendong Bayi, Prediksi Lahir hingga Nama Anak

"Saya akan hentikan sendiri kalau merusak hutan," tegas Gubernur Kaltim tersebut.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota baru.

Dua lokasi tersebut adalah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) dan Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sesuai dengan rencana, luas kawasan induk untuk membangun ibu kota baru tersebut mencapai 40.000 hektare.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved