Breaking News:

Proyek Nasional Minim Investor, Akademisi Ini Minta Pemda Siapkan Insentif buat Pengusaha

Persoalan investasi masih nihil di KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kutai Timur bukan hanya persoalan infrastruktur semata

TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Pemkab Kutim, PT MBS dan Dewan Nasional KEK saat peninjauan ke fasilitas air bersih untuk KEK Maloy. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -- Persoalan investasi masih nihil di Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kutai Timur bukan hanya persoalan infrastruktur semata.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman, Hairil Anwar mengatakan pemerintah perlu memikirkan insentif bagi pengusaha.

"Pemerintah harus meninggalkan logika birokrasi untuk berurusan dengan pengusaha. Sekarang apa keuntungan yang ditawarkan jika pindah ke KEK Maloy," ujar Codi- sapaan akrabya saat ditanya wartawan, Rabu (5/2/2020).

Menurut Codi, pemerintah harus bisa menyakinkan pengusaha untuk menanamkan modal mereka di KEK Maloy.

Untuk menyakinkan pemodal, pemerintah harus memberi insentif bagi pengusaha. semisal contoh kasus di pulau Jawa.

Secara beramai-ramai pengusaha di Banten menggeser modal mereka ke Jawa Tengah lantaran upah buruh murah di Jateng.

Baca Juga;

WNA Asal Malaysia Dirawat di Rumah Sakit Kukar, Dirut RS Tegaskan Bukan Pasien Virus Corona

Ibu Rumah Tangga Asal Sebatik Edarkan Sabu 5,88 Kg, Polisi Sebut Narkoba Asal Burma Lewat Malaysia

Asisten Pelatih Antonio Claudio Menilai Para Pemain Borneo FC Samarinda Semakin Kompak

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved