Trailer Langgar Jam Operasi, Dinas Perhubungan Sebut bisa Cabut Izin Operasional di Kota Bontang

Mobil trailer yang melanggar jam operasi akan ditindak Dinas Perhubungan Kota Bontang. Bahkan izin operasional mereka akan dicabut

Trailer Langgar Jam Operasi, Dinas Perhubungan Sebut bisa Cabut Izin Operasional di Kota Bontang
TribunKaltim.CO/Muhammad Fachri Ramadhani
Trailer muatan tiang pancang beton diamankan di Mapolres Bontang usai terlibat kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara motor di Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG -Mobil trailer  yang melanggar jam operasi akan ditindak Dinas Perhubungan Kota Bontang. Bahkan izin operasional  mereka akan dicabut

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bontang, Kamilan menegaskan, bagi pemilik truk muatan agar mematuhi jam edar operasional.

Berdasarkan hasil kesepakatan yang tertuang dalam dokumen analisis dampak lalu lintas (andalalin).

"Kalau sering dilanggar, tim andalalin akan sidang. Bisa capai pencabutan izin operasional," katanya, saat ditanya soal sanksi kepada pelanggar.

Tim andalalin Kota Bontang terdiri dari beberapa instansi, yakni Dinas PUPR, Dinas Perhubungan dan Kepolisian.

"Dokumen andalalin sejak 2015 lalu. Ini kan perusahaan ini, perusahaan baru trailer maut yang terlibat kecelakaan maut di Kota Bontang," ucapnya.

BACA JUGA

Tokoh Mayarakat Mengenang Mantan Walikota Balikpapan Tjutjup Suparna, Pemimpin yang Baik dan Mumpuni

BREAKING NEWS Mantan Walikota Balikpapan Tjutjup Suparna Wafat Pukul 03.00 Wita di RSKD Balikpapan

1.189 Peserta Ikuti Tes CPNS Formasi Guru di Kukar, Bupati Berharap Putra Daerah Mampu Lolos

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved