Berita Pemprov Kalimantan Timur

Dukungan Swasta Amat Diperlukan, Wagub Hadi Minta Aktifkan Kembali Program Bapak Angkat Cabor

Hadi Mulyadi menegaskan pembinaan dan pelatihan atlet di berbagai cabang olahraga (cabor) bukan tanggung jawab pemerintah daerah semata

Dukungan Swasta Amat Diperlukan, Wagub Hadi Minta Aktifkan Kembali Program Bapak Angkat Cabor
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
MELEPAS TIM SEPAK BOLA - Punggawa Ps Penajam Utama asal PPU menjadi wakil Kaltim pada Piala Soeratin 2020 kelompok umur 15 dan 17. Selasa (4/2/2020). 

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menegaskan pembinaan dan pelatihan atlet di berbagai cabang olahraga (cabor) bukan tanggung jawab pemerintah daerah semata. Perlu peran dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan termasuk partisipasi pihak swasta maupun BUMN.

Menurut Hadi, program bapak angkat bisa dilakukan oleh perusahaaan perkebunan, pertambangan, industri perkayuan dan lainnya. Program ini sebaiknya diaktifkan kembali.

Program bapak angkat akan membantu para atlet meraih prestasi terbaik mereka, bukan hanya di ajang-ajang olahraga tingkat nasional, tetapi juga internasional.

“Program bapak angkat bagi Cabor, hendaknya dapat diaktifkan lagi. Prestasi olahraga bukan hanya di PON. Tetapi ada banyak ajang olahraga lain yang juga membutuhkan pembinaan dan pembiayaan yang berkelanjutan. Karena itu, dukungan swasta juga sangat diharapkan,” kata Hadi Mulyadi saat melepas PS Panajam Utama U-15 dan U-17 yang akan berlaga di Piala Suratin di Ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (4/2/2020).

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berfoto bersama Tim PS Penajam Utama PPU yang akan mewakili Kaltim berlaga di Sepakbola Piala Suratin Jatim U-17 dan U-15 Jateng tahun 2020. Kedua tim secara resmi dilepas Wagub Hadi Mulyadi di Ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (4/2/2020).
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berfoto bersama Tim PS Penajam Utama PPU yang akan mewakili Kaltim berlaga di Sepakbola Piala Suratin Jatim U-17 dan U-15 Jateng tahun 2020. Kedua tim secara resmi dilepas Wagub Hadi Mulyadi di Ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (4/2/2020). (HUMASPROV KALTIM/DEA)

Dengan program bapak angkat cabor ini, lanjut Hadi para atlet diharapkan bisa lebih serius dalam berlatih, termasuk seluruh pengurus cabang olahraga agar dapat memperhatikan kebutuhan yang diinginkan para atlet, sehingga target prestasi yang direncanakan tercapai.

“Kita minta agar perusahaan swasta dapat membantu cabor dengan memberikan perhatian yang cukup kepada atlet dan melakukan pembinaan dan pelatihan secara baik dan benar. Prestasi tidak mungkin bisa dicapai secara tiba-tiba. Perlu proses yang panjang, keseriusan dan partisipasi semua pihak,” tandasnya.

Dengan partisipasi swasta maupun BUMD/BUMN dalam program bapak angkat, para atlet diharapkan bisa lebih termotivasi, baik saat saat latihan maupun saat berlaga dalam satu turnamen.

Berikutnya, mereka akan membawa pulang prestasi gemilang dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. (mar/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved