Berita Pemprov Kalimantan Timur

Enam Kali Raih WTP, Gubernur Kaltim Apresiasi Aparatur Itu Buah Kerja Profesional Taat Aturan

Gubernur Kaltim Isran Noor mengapresiasi capaian itu dan menyebut sukses itu adalah buah dari kerja profesional, produktif dan terarah

Enam Kali Raih WTP, Gubernur Kaltim Apresiasi Aparatur Itu Buah Kerja Profesional Taat Aturan
HUMASPROV KALTIM/YUVITA
Gubernur Isran Noor saat membuka Rapat Koordinasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Rabu (5/2/2020). 

BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim mencatat prestasi yang cukup membanggakan dalam capaian opini BPK RI terkait laporan pengelolaan keuangan daerah. Sudah enam kali sejak tahun 2012, opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sukses diraih Kaltim.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengapresiasi capaian itu dan menyebut sukses itu adalah buah dari kerja profesional, produktif dan terarah dari aparatur pemerintah di lingkup Pemprov Kaltim. Dia berharap pemerintah kabupaten dan kota bisa mengikuti jejak positif Pemprov Kaltim ini.

"Harapan saya prestasi itu terus dipertahankan, dan terus ditingkatkan. Harus semakin produktif dan profesional, serta tetap mengacu kepada standar dan aturan-aturan yang berlaku dalam sistem pengelolaan keuangan dan aset daerah," pesan Gubernur Isran Noor saat membuka Rapat Koordinasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Rabu (5/2/2020).

Rakor kali ini mengangkat tema Peningkatan Akuntabilitas Laporan Keuangan Daerah diikuti sekitar 300 peserta.

Selain itu kata Isran, sinergi pemprov, pemerintah kabupaten dan kota dalam membangun komitmen bersama mewujudkan pengelolaan keuangan dan barang milik daerah secara tertib, transparan dan taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan harus terus ditingkatkan.

Terutama untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang akan dilaporkan kepada BPK RI.

"Saya berharap kepada BPKAD dan seluruh OPD agar terus memperbaiki secara cepat dan tepat laporan aset daerah. Karena laporan keuangan merupakan salah satu alat pertanggungjawaban kinerja keuangan manajemen pemerintahan kepada publik," tutur Isran.

Kepala BPKAD Kaltim Sa'duddin menyebut rakor ini merupakan upaya peningkatan percepatan pelaporan pengelolaan keuangan dan barang milik daerah di Kaltim. Diperlukan sinergi untuk membangun komitmen bersama ini.

"Laporan yang berkualitas baik akan menggambarkan kinerja pengelolaan pemerintahan yang baik," sebut Sa'duddin.

Dia menguraikan visi BPKAD Kaltim ialah terwujudnya pengelolaan keuangan dan barang milik daerah yang transparan dan akuntabel.

Adapun misinya adalah meningkatkan sistem pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada kinerja dan kepentingan publik, meningkatkan pengawasan dan pengendalian dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, dan meningkatkan pengelolaan barang milik daerah yang berkualitas.

Dalam rakor tersebut juga dilakukan prosesi penandatanganan dan penyerahan berita acara serah terima file SML SIMDA keuangan.

Hadir dalam acara tersebut Asisten III Fathul Halim, Kepala BPKAD Kaltim Sa'duddin, Kepala BPKAD dan Inspektorat Kota Prabumulih Sumatera Selatan, Kepala BPKAD, Inspektur, Sekretaris Badan Kabupaten dan Kota se-Kaltim. (yuv/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved