Hetifah Sjaifudian Anjurkan Indonesia Pelajari Best Practice Pendidikan Agama

Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian menganjurkan Indonesia agar mempelajari best practice dalam pendidikan Agama

TribunKaltim.CO/HO
Hetifah Sjaifudian saat menjadi pembicara dalam diskusi berjudul Suara dari Senayan : Pandangan Wakil Rakyat tentang Peran Negara dalam Pendidikan Agama (5/2). 

BREAKING NEWS Miliki Sabu 2 Kg, Tiga Pemuda Diringkus Resnarkoba Polres Tarakan Kalimantan Utara

Salah satu temuan dari survey tersebut adalah, tidak banyak anggota DPR RI yang memiliki perhatian besar terhadap persoalan-persoalan terkait wawasan kebangsaan dan keragaman dalam pendidikan agama.

Menanggapi hal tersebut, Hetifah Sjaifudian mengatakan, di kurikulum 2013 pendidikan agama wajib ada dengan nomenklatur pendidikan agama dan budi pekerti.

“Sekarang tinggal standar pengajarannya itu bagaimana, karena kita tidak tahu pasti apa yang disampaikan guru itu dalam beberapa jam pelajaran tersebut dan bagaimana penyampaiannya,” ujarnya dalam release yang diterima Tribunkaltim.co.

Hetifah menilai, kerapkali terjadi kebingungan pada anak akibat perbedaan antara nilai-nilai agama yang diajarkan sekolah dan yang dianut orangtua.

“Harus ada mekanisme evaluasi yang mengukur keberhasilan pengajaran agama itu seperti apa?

Semoga hal ini bisa diakomodir dalam survey pendidikan nasional yang akan dilaksanakan Mas Nadiem,” tambah Hetifah yang juga merupakan wakil Ketua Komisi X yang membawahi pendidikan

Dalam hasil sensus tersebut juga disebutkan bahwa pandangan wakil rakyat tentang peran negara dalam pendidikan agama dipengaruhi oleh identitas partai politik.

Hetifah mengatakan, kadang hal tersebut terjadi sebaliknya.

“Bisa jadi pengalaman individual mempengaruhi pendapatnya sebagai anggota dewan,” ujarnya.

Halaman
123
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved