Perumda Prijata Belum Punya Akta Pendirian, Saiful Sebut Masih Menunggu SK Pengangkatan Bupati Paser

Perusahaan Daerah ( Perusda ) Daya Prima Kabupaten Paser resmi berganti nama menjadi Perusahaan Umum Daerah ( Perumda ) Prima Jaya Taka

Perumda Prijata Belum Punya Akta Pendirian, Saiful Sebut Masih Menunggu SK Pengangkatan Bupati Paser
Tribunkaltim.co, Sarassani
H Saiful Bahri, Dirut Perusda Daya Prima 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Perusahaan Daerah ( Perusda ) Daya Prima Kabupaten Paser resmi berganti nama menjadi Perusahaan Umum Daerah ( Perumda ) Prima Jaya Taka ( Prijata ), menyusul terbitnya Peraturan Daerah ( Perda ) 5/2020 tentang Pendirian Perumda Prijata Paser.

Terbitnya Perda 5/2020 ini menurut Direktur Perusda Daya Prima Paser H Saiful Bahri, mengharuskan penyesuaian managemen dengan ketentuan berlaku.

“Iya, kita perlu Surat Keputusan ( SK ) Bupati Paser untuk pengangkatan Managemen Perumda Prijata Paser,” kata H Saiful Bahri, Kamis (6/2/2020).

Dengan adanya SK tersebut, lanjut H Saiful Bahri, praktis Manajemen Perusda Daya Taka yang ada sekarang bubar, sebab Manajemen Perumda Prijata yang menjalankan Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ) ini.

“Sementara menunggu SK Bupati Paser itu, kita juga menunggu Peraturan Bupati ( Perbup ) sebagai peraturan penjelasan dari Perda 5/2020. Dengan regulasi tersebut, baru lah Manajemen Perumda Prijata bisa mengurus Akta Pendirian dan perizinan lainnya,” ucapnya.

Tanpa Akta Pendirian, kata H Saiful Bahri, Perumda Prijata akan bernasib sama dengan Perusda Daya Prima, yakni bisa menjalankan usaha tapi tidak bisa mandiri.

Baca Juga;

Kabur Usai Lecehkan Tiga Putri Kandungnya Sekaligus, Pria di Balikpapan Jadi Buronan Polisi

Wabah Virus Corona Harga Masker N95 Naik, di Bontang Harga Sekotak Capai Rp 1,5 Juta

Polsek Anggana Meringkus Pasangan Suami Istri Pengedar Narkoba di Kukar, Simpan 12 Poket Sabu

Draft Jadwal Pertandingan Borneo FC Samarinda,Laga Perdana Liga 1 2020 Bertandang ke Persija Jakarta

“Kalau tidak ada Akta Pendirian, Perumda akan seperti Perusda sekarang, tidak bisa ikut lelang dan lainnya,” sambungnya.

Karena itu, H Saiful Bahri berharap dukungan Pemkab dan DPRD Paser untuk mempercepat penerbitan regulasi tersebut, sehingga Perumda Prijata bisa berlari cepat dalam mencapai tujuan yang diharapkan, yakni ikut berkontribusi menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ).

“Banyak peluang usaha yang bisa kita kembangkan dan menghasilkan, tapi kita belum bisa kelola sendiri tanpa regulasi-regulasi tersebut. Apalagi banyak permasalahan warisan Manajemen Perusda sebelumnya yang harus kita selesaikan, tanpa disupport modal akan lama terselesaikan,” tambahnya.

Penulis: Sarassani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved