Berita Pemkab Kutai Barat

Mampu Nyalakan Listrik 300 Rumah, Wabup Kubar Resmikan Listrik Kampung Tanjung Jone

Adapun mesin listrik memiliki kapasitas 150 KVA, artinya dengan kapasitas itu, apabila daya lisrik terpasang 450 watt setiap rumahnya.

Mampu Nyalakan Listrik 300 Rumah, Wabup Kubar Resmikan Listrik Kampung Tanjung Jone
HUMASKAB KUBAR
Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan meresmikan penggunaan listrik di Kampung Tanjung Jone di RT 2, Rabu (5/2/2020). Peresmian ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. 

SENDAWAR - Warga Kampung Tanjung Jone Kecamatan Jempang patut bersyukur, karena sudah dapat merasakan aliran listrik di rumahnya masing-masing.

"Fasilitas infrastruktur dasar seperti listrik yang diberikan pemerintah ini, tolong dijaga dan digunakan secara optimal," kata Wabup Kubar Edyanto Arkan pada peresmian listrik Kampung Tanjung Jone, di RT 2 Kampung Tanjung Jone, Rabu (5/2/2020).

Adapun mesin listrik memiliki kapasitas 150 KVA, artinya dengan kapasitas itu, apabila daya lisrik terpasang 450 watt setiap rumahnya.

"Diperkirakan mampu menyambung sekitar 300 rumah. Tetapi jangan digunakan 100 persen, sekitar 70 persen lah atau sekitar 250 rumah,"bebernya.

Wabup menambahkan, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah bersama seluruh aparatur pemerintah baik kabupaten, kecamatan, kampung dan anggota DPRD Kubar.

Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik, di kampung. Meski demikian, pemerintah terus berupaya agar Kampung Tanjung Jone bisa teraliri listrik oleh PLN.

Apabila diberlakukan terus biaya operasional nya lumayan besar dan berbeda dengan PLN. Mesin listrik dengan kapasitas 150 KVA, bbmnya 25 liter per jamnya. Kalau 12 jam hidupnya, berarti 300 liter per jam.

Jika harga bbm industri Rp 13.000 per liter, berarti 12 jam sekitar Rp 3.300.000. Kalau satu bulan, biaya operasional nya sekitar Rp 90 juta sampai Rp 100 juta. Misalnya ada 200 rumah yang menyambung listrik.

"Berarti Rp 100 juta dibagi 200 rumah, setiap rumah dikenakan biaya tagihan sekitar Rp 500 ribu per bulannya,"jelasnya.

Wabup menginginkan Kampung Tanjung Jone ini bisa bersama Kampung Muara Ohong disambungkan listrik oleh PLN pada 2021 mendatang. "Insya Allah, aliran listriknya pun hidup 24 jam dan bayarnya hanya Rp 300 ribu per bln,"harapnya.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved