News Video

NEWS VIDEO Pastikan Desentralisasi Mandiri Berjalan, Ketua KONI Kaltim Blusukan ke Setiap Cabor

Monitoring dimulai Kamis (6/2/2020) hari ini dengan menyasar dua cabor terlebih dahulu, yakni Pencak Silat dan Panahan.

Editor: Faizal Amir

TRIBUN KALTIM.CO - KONI Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan monitoring ke setiap cabang olahraga (Cabor) yang lolos ke PON XX 2020 Papua.

 Monitoring dimulai Kamis (6/2/2020) hari ini dengan menyasar dua cabor terlebih dahulu, yakni Pencak Silat dan Panahan.

 Monitoring ke cabor-cabor dipimpin langsung Ketua Umum KONI Kaltim, Zuhdi Yahya beserta sejumlah jajaran pimpinan lainnya.

 Sebelum melakukan pemantauan cabor Panahan, rombongan KONI Kaltim terlebih dahulu melakukan pemantauan ke cabor Pencak Silat di fitnes center KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa.

 Saat itu atlet Pencak Silat tengah melakukan fitnes guna meningkatkan kondisi fisik dan daya tubuh. Pemantauan tersebut sekaligus melihat kondisi ruangan fitnes center yang merupakan fasilitas baru dimiliki KONI Kaltim.

 Setelah memberikan arahan kepada atlet Pencak Silat, rombongan melanjutkan monitoring ke cabor Panahan di Komplek Stadion Madya Sempaja.

 Zuhdi Yahya menjelaskan, monitoring tersebut dilakukan guna memastikan program desentralisasi mandiri yang dilakukan setiap cabor sebelumnya nantinya Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) dimulai.

 "Kita ingin pastikan program latihan berjalan, atlet berlatih, dan pelatih melatih. Kita akan datangi semua cabor," ucapnya, Kamis (6/2/2020).

 Lanjut dirinya menjelaskan, fasilitas fitnes yang dimiliki KONI Kaltim dapat dimanfaatkan oleh semua cabor, tinggal mengatur waktu pemakaian agar tidak berbenturan dengan cabor lain yang memiliki banyak atlet.

 Selain memastikan cabor menjalanlan program desentralisasi mandiri, pihaknya juga siap mendegarkan keluhan atlet maupun pelatih.

Entah berkaitan dengan fasilitas, alat kelengkapan maupun kendala lainnya. "Kita juga ingin pastikan apakah ada permasalahan atau tidak, sampaikan saja jika ada kendala yang dialami," jelasnya.

 "Kalau atlet latihan dengan benar, pelatihnya juga melatih sesuai program, insyallah kita bisa dapat hasil yang maksimal," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved