News Video

NEWS VIDEO Polres Berau Rilis Penangkapan Perempuan 29 Tahun Akibat Jual Kosmetik Tanpa Izin

Perempuan berinisial YF (29) berhasil diamankan di autletnya, di Jl Mawar, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

TRIBUN KALTIM.CO-Jajaran Sat Reskrim Polres Berau berhasil mengungkap dan menangka seorang penjual kosmetik tanpa Izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 Perempuan berinisial YF (29) berhasil diamankan di autletnya, di Jl Mawar, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

 Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diantaranya, 12 botol Cleancer acne, 10 botol Toner acne, dua botol Facial wash acne.

 Delapan botol Facial wash BPO 5, tiga botol Facial wash BPO 2,5, enam botol Facial wash Lightening, 20 botol Toner Lightening, sembilan) pot Cream tanpa label, enam botol Serum acne, dua botol Serum whitening vit C 15%, satu botol Serum glowing.

 Satu botol Serum vit C collagen, enam pot Night cream KWH2, dua pot Sunscreen lightening, tiga pot Cream acne, satu buah tube Body lotion lightening, satu buah pot Vit B3 gell, 26 bungkus Masker aloe vera.

 Lima bungkus Masker vit C, 22 bungkus Masker yoghurt, sepuluh bungkus Masker tea tree, 29 bungkus Masker coffe.

 Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro mengatakan penangkapan YN dilakukan Rabu (5/2/2020) sekitar Jam 16.00 Wita.

 "Kita mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya kosmetik yang dijual di masyarakat tanpa ijin dari Badan POM," katanya saat melakukan rilis, Kamis (6/2/2020).

 "Setelah kita lakukan penyelidikan di outlet kecantikan yang dimaksud yakni Jl mawar kemudian dilakukan pengecekan dan ternyata memang diakui si pelaku tak memiliki ijin dan langsung kita amankan," tuturnya.(*)

 

Rengga menjelaskan pelaku menjual barang tanpa ijin tersebut dengan menggunakan label sendiri yakni Calisa

Motif pelaku sendiri yakni membeli alat kecantikan kemudian dari pelaku ditakar dan diberi label sendiri.

"Dia beli dari agen kosmetik lain kemudian diubah sendiri merek Calisa,

"Dari alat kecantikan tersebut pelaku jual mulai Rp 40 ribu hingga Rp 80 ribu dan Omsetnya perbulan mencapai Rp 9 hingga 10 Juta dengan total omset kotor mencapai Rp 20 juta perbulan," jelasnya.

Editor: Faizal Amir
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved